Bernas.id ? Sepak bola, olahraga merakyat yang banyak diminati. Dijamin banyak yang paham tentang cara permainan bola sepak ini, seperti memasukkan bola ke gawang lawan. Buat para penggila sepak bola, tentu tidak asing dengan Piala Dunia atau FIFA World Cup.
Sebelum Piala Dunia pada 2018 mendatang, pada pertengahan Juni 2017 akan digelar turnamen antarnegara bertajuk Piala Konfederasi. Piala Konfederasi 2017 ini juga akan diselenggarakan di Rusia dengan kota-kota penyelenggara yang juga akan digunakan di Piala Dunia 2018 nanti.
Piala Konfederasi merupakan ajang untuk melihat sejauh mana kesiapan sebuah negara sebagai tuan rumah Piala Dunia. Atau bisa dibilang juga sebagai ajang pemanasan sebelum bergulirnya Piala Dunia.
Piala Raja Fahd menjadi embrio terselenggaranya Piala Konfederasi tahun 1992. Turnamen ini mengundang para juara dari kompetisi AFC, CONMEBOL, CONCACAF, dan CAF. Ketika itu, Argentina keluar sebagai juara usai mengalahkan tuan rumah Arab Saudi 3-1.
Pada tahun 1995, Piala Raja Fahd mulai mengundang wakil dari konfederasi UEFA untuk ikut. UEFA diwakili oleh Denmark sebagai juara Piala Eropa tahun 1992.
Penyelenggaraan ketiga, tepatnya pada tahun 1997, perubahan terjadi setelah FIFA mengambil alih pengelolaan kejuaraan tersebut. Saat itu, Piala Raja Fahd diganti menjadi Piala Konfederasi.
Pada tahun 1999, Piala Konfederasi yang semula diadakan di Arab Saudi dipindah ke Meksiko. FIFA pun menambah kuota peserta hingga genap menjadi delapan kesebelasan. Akhirnya, Piala Konfederasi selalu diadakan sebelum ajang Piala Dunia.
