Bernas.id – Ajang olahraga internasional Paralympic 2018 resmi dimulai di Pyeongchang, Korea Selatan pada Jumat (9/3). Tak kurang dari 670 atlet lintas negara berpartisipasi dalam ajang itu untuk memperebutkan 80 medali. Namun siapa sangka, ada fakta-fakta menarik di balik kemeriahan Paralympic 2018. Berikut lima di antaranya.
1. Kaki Palsu Buatan Mike Schultz
Mike Schultz adalah adalah salah satu atlet yang berkompetisi dalam Paralympic 2018. Juara snowboard asal Amerika Serikat itu dikenal dengan kaki palsu berteknologi tinggi yang dikenakannya. Uniknya, kaki palsu itu ia rancang sendiri di sebuah pabrik kecil yang berada di belakang rumahnya di St Cloud, Minnesota. Kaki palsu buatan Schultz juga dikanakan oleh sekitar 30 atlet lainnya
2. Tuan Rumah yang Miskin Gelar
Dalam sejarah Paralympic, Korea Selatan belum pernah memenangkan medali emas. Namun, negara itu bertekad menggondol setidaknya satu medali emas tahun pada Paralympic tahun ini. Untuk itu, Korsel menurunkan sejumlah atlet unggulan seperti Eui Hyun Sin dan Jae Rim Yang.
3. Kehadiran Pertama Korea Utara
Pada Paralympic 2018, Korea Utara mengirimkan untuk pertama kalinya mengirimkan kontingennya. Adapun Kontingen negara pimpinan Kim Jong Un itu terdiri dari dua peski yaitu Kim Jong Hyon dan Ma Yu Chol. Mereka ditemani oleh 18 pelatih dan ofisial. Selain itu ada juga empat atlet pemantau yang turut dalam kontingen tersebut. Kendati demikian, negara itu tetap menolak berbaris bersama tetangga sekaligus seterunya, Korea Selatan pada pembukaan Paralympic.
4. Salju yang Tak Selalu Turun
Meski diselenggarakan di musim dingin, salju tidak selalu turun sepanjang Paralympic. Hal itu tidak membuat panitia kehilangan akal. Mereka mempersiapkan skenario salju buatan mesin untuk memenauhi trek-trek pertandingan Paralympic. Untungnya pada Paralympic 2018 ini, salju tidakm berhenti turun hingga mencapai ketebalan lebih dari 20 sentimeter.
5. Maskot Beruang
Maskot resmi Paralympic adalah Bandabi, seekor beruang Asia berwarna hitam. Menurut Presiden IPC Sir Philip Craven, sosok beruang dipilih karena melambangkan kekuatan dan keberanian. Dalam helatan Pralympic 2018, akan ada beberapa Bandabi yang berpatoli di sejumlah venue untuk melayani aneka kebutuhan pemain dan penonton.
