Bernas.id ? Kabar hoaks semakin santer terdengar dan terbaca di berbagai lini media saat ini. Selain meresahkan, kabar hoaks semakin bisa membuat suasana di masyarakat tidak kondusif. Saat ini, masih banyak orang termakan hoaks karena belum bisa membedakan hoaks dan fakta. Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018 dan Pilihan Presiden (pilpres) 2019, diduga kabar haoaks akan semakin banyak ditemukan untuk kepentingan politik.
Penyebaran kabar bohong ini tentunya memiliki tujuan tersendiri. Salah satunya, menciptakan kondisi masyrakat yang terasa tidak aman, terutama penyebaran hoaks terkait penyerangan tokoh-tokoh agama oleh orang gila atau orang yang dituduh PKI.
Diberitakan media, grup penyebar hoaks satu per satu mulai terungkap dan ditangkap apar kepolisian. Dulu grup penyebar hoaks bernama Saracen, lalu yang terbaru grup penyebar hoaks bernama MCA (Muslim Cyber Army).
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon mengaku tak luput dari serangan hoaks. Ia bicara soal-soal foto yang diduga menampilkan gambar dirinya dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sedang bersantap dengan anggota Muslim Cyber Army (MCA).
“Kemarin saya yang termasuk yang menerima di Twitter, di Facebook ada pencantuman gambar yang seolah-olah itu admin MCA, padahal gambar itu adalah gambar dari saudara Eko,” ujar Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/3/2018).
Dikatakan Fadli, saudara Eko Hadi ini adalah pendukung Anies-Sandi yang bernazar akan berjalan kaki dari Madiun ke Jakarta jika Anies-Sandi itu menang, bukan admin MCA.
Setelah tiba di Jakarta, lanjut Fadli, ia disambut oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Wakil Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno, dan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di bawah Patung Pemuda, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/5/2017) pagi.
Selanjutnya, jelas Fadli, Eko pun diajak makan bersama Prabowo dan Fadli Zon di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran, Jakarta Selatan. “Setelah itu, saya ajak saudara Eko ini sarapan pagi bersama Pak Prabowo di Kertanegara,” kata Fadli.
Dalam gambar itu, menurut Fadli, disebutkan seolah-olah adalah admin MCA oleh beberapa akun. Foto yang dianggap hoaks oleh Fadli ini diunggah oleh akun Twitter @stlaSoso1, lalu lanjut diunggah ulang oleh pianis Ananda Sukarlan melalui akun Twitter pribadinya.
