Bernas.id – Rumah adalah tempat bernaung dari panas dan hujan. Tempat mencurahkan kebersamaan keluarga. Kenyamanan rumah memberi energi positif bagi para pemilik dan penghuninya. Kaidah inilah yang harus dimiliki rumah idaman.
Banyak pilihan bagi pengantin baru dalam memilih rumah. Ada yang ikut mertua, orang tua, beli sendiri atau ngontrak sendiri. Jadi masih harus dipikirkan apa yang akan dipilih. Kalau pengantin baru lalu ikut mertua atau orang tua, perlu mengikuti yang sudah ada.
Tapi kalau mau ngontrak, maka pengantin baru harus memilih dengan baik. Jangan terburu-buru dalam memilih. Kesepakatan pasangan pengantin baru ini yang akan memberi memilih. Karena kalau salah memilih bisa menyesal nanti. Kesepakatan pasangan pengantin baru ini yang akan memberi pilihan terbaik.
Pengantin baru pasti selalu memilih yang terbaik dalam memilih kontrakan. Pengalaman banyak terburu-buru dalam memilih kontrakan. Kadang hanya dilihat dari harga dan bentuk saja. Sebagai pengantin baru kedekatan dengan tempat ibadah adalah pilihan utama. Kedekatan kepada Allah adalah sumber energi dalam mengarungi samudra rumah tangga. Masjid adalah sumber kebaikan dunia akhirat, semakin dekat maka semakin rajin beribadah.
Melihat kondisi sekarang ini banyak kontrakan yang ditawarkan. Ada yang mahal, sedang dan juga murah. Tapi masih banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan ketika memilih kontrakan. Berikut adalah tips dalam memilih kontrakan:
- Kontrakan harus sesuai kemampuan membayar sewanya atau sesuaikan budget
- Lihat kondisi lingkungan masyarakatnya
- Jarak masjid harus diperhatikan, kalau bisa cari yang dekat masjid
- Jarak rumah dan tempat kerja juga menjadi acuan
- Akses kendaraan umum perlu jadi pedoman
- Kondisi rumah perlu diperhatikan
Setelah tahu enam acuan di atas. Bisa dimulai dari sekarang untuk mencari kontrakan bagi pengantin baru. Sebisa mungkin harus ada komunikasi dari awal agar mudah mencari. Semakin jelas acuan maka akan semakin mudah mendapat kontrakan yang diinginkan.
Hidup pasangan baru adalah awal dari perjuangan. Perjuangan mencari kontrakan akan menjadi cerita yang bisa diceritakan untuk anak-anak. Setiap cerita pasti ada makna. Bisa jadi pelajaran bersama. Semakin menarik akan menjadi bahan pelajaran untuk semua. Kata orang mencari kontrakan mirip mencari jodoh. Kadang gampang kadang susah.
Semoga sukses mencari kontrakan baru!
