Bernas.id – Banjir sepertinya sudah menjadi hal yang biasa terutama bagi mereka yang hidup di perkotaan, seperti Jakarta. Ada hujan ada banjir, kiranya itulah situasi yang sering terjadi di kota-kota besar. Banjir merupakan suatu keadaan di mana air mengalir begitu deras dalam jumlah yang banyak atau sebuah peristiwa terbenamnya daratan yang biasanya kering karena volume air yang meningkat. Banjir bisa terjadi dikarenakan 3 faktor berikut.
1. Kerusakan Lingkungan
Banjir bisa saja disebabkan karena lingkungan yang mengalami kerusakan. Hal ini biasanya ditandai dengan pemanasan global yakni peningkatan suhu rata-rata atmosfer laut dan daratan yang dapat menyebabkan perubahn iklim yang tidak stabil. Itulah yang sedang terjadi pada saat ini, cuaca tak menentu dan tak mudah ditebak. Bentar-bentar panas, sejam kemudian diguyur hujan yang begitu deras. Inilah dampak yang ditimbulkan dari kerusakan lingkungan yang tak lain karena ulah manusia sendiri yang akhirnya berakibat buruk pula pada manusia.
2. Sistem Pengelolaan Lingkungan
Pengelolaan lingkungan sangat berpengaruh dengan terjadinya bencana banjir. Semakin ramai penduduk berbondong-bondong menuju perkotaan, sehingga jumlah penduduk pun mengalami peningkatan. Tak heran jika di daerah perkotaan sering terjadi banjir, karena lingkungannya sudah dipenuhi pemukiman warga yang akhirnya daerah resapan air pun berkurang ditambah lagi dengan penataan berbagai bangunan yang tanpa memerhatikan pembuangan air secara baik. Lingkungan tanpa pengelolaan yang baik ini tentu rentan terkena bencana banjir.
3. Perilaku Manusia
Perilaku manusia yang terlampau egois terhadap alam tentu mengundang terjadinya bencana banjir. Kebiasaan buruk dalam membuang sampah di sungai-sungai menjadi penyebab utama terjadinya banjir. Tak hanya sampah yang berasal dari rumah warga, bahkan limbah-limbah dari pabrik pun dialirkan menuju sungai, sehingga lingkungan pun tercemar dan perlahan mengalami kerusakan. Ketika musim kemarau mungkin tidak terasa dampaknya, tapi saat hujan tiba, sampah yang dibuang secara sembarangan akan mengganggu pembuangan air, sehingga saluran air pun terhambat dan menyebabkan banjir. Selain membuang sampah sembarangan, perilaku manusia lainnya yang begitu egois adalah penebangan pohon secara serampangan tanpa penanaman kembali membuat berkurangnya penyerapan air. Hal ini tentu menjadikan lingkungan lebih rentan terkena banjir.
Itulah 3 penyebab terjadinya banjir. Secara umum, manusialah yang menimbulkan bencana itu terjadi. Maka untuk mengatasinya pun ada pada masing-masing diri setiap individu. Mulailah dari diri sendiri untuk lebih menghargai alam secara bijak dan menjaga keharmonisan dengan alam dengan cara membuang sampah tidak sembarangan, membuat lingkungan tetap hijau dengan adanya pohon-pohon sebagai paru-paru alam yang senantiasa menjaga manusia dari berbagai bencana alam yang menakutkan. Hal ini akan terwujud atas kesadaran dan kerja sama masing-masing individu.
