Bernas.id ? Hai para Ayah dan Bunda, apakah pernah menghadapi anak susah belajar? Hanya menginginkan main terus, padahal sudah memasuki Sekolah Dasar. Sebenarnya, masih bisa di telusuri kenapa anak malas belajar, kemungkinan karena faktor pola asuh sejak dini. Bukan berarti orang tua salah memberikan pola asuh, tapi karena faktor kurang kasih sayang terhadap anak.
Anak yang cenderung malas belajar, terjadi karena kebiasaan. Iya, kebiasaan sejak dini. Kalau ia hanya dibiasakan bermain, dan para orang tua tidak mau memberikan ketegasan akan belajar, sampai ia besar pun anak akan menjadi pemalas. Padahal sudah masuk sekolah dasar, bukannya rajin belajar tapi malah malas belajar. Untuk itu, para orang tua harus lebih memahami anak, kenapa tidak mau belajar.
Ketika anak tidak mau belajar, jangan dimarahi karena akan mengganggu mentalnya. Dan yang pasti anak cenderung ketakutan atau hanya akan mengikuti gaya bicara sang orang tua ketika marah. Temukan apa yang mendasari anak malas belajar, ajak berbicara dengan pelan jangan memaksa. Sehingga orang tua akan mengetahui pola pikir anak seperti apa dan kenapa tidak mau belajar.
Sebisa mungkin bersikap legowo terhadap anak. Dengan sendirinya anak akan terbuka. Koordinasikan dengan sang anak, ketika selesai belajar akan diberikan reward yang menarik. Tapi, jangan terlalu sering karena anak akan menggantungkan reward yang diberikan orang tua tersebut. Mungkin saja, orang tua membuat ide sekreatif mungkin agar anak enjoy ketika mau belajar. Ajak belajar dan ikuti versi belajarnya. Membuat anak mau belajar itu yang terpenting. Tumbuhkan kemauan anak dalam belajar.
Menelusuri lingkungan sekolahnya seperti apa. Karena, pada hakikatnya, lingkungan itu sangat mempengaruhi sistem pendidikan. Anak yang terlalu sering di dalam lingkungan tersebut, dengan sendirinya akan terpengaruh lingkungan tersebut. Dari segi pergaulan yang kurang bagus atau segi pendidikan di sekolahnya yang sangat terbelakang, sehingga menjadikan anak akan berada di titik itu-itu saja.
Dari pola pendidikan seperti itu juga, yang akan menjadikan malas untuk belajar. Tegaskan lah anak agar disiplin pada waktu, tegas bukan berarti harus memarahinya. Berikan waktu bermain hanya hari libur sekolah saja. Selalu upayakan mengontrol anak juga walaupun sedang bermain. Berikan penyemangat untuk anak agar tetap semangat belajarnya. Mungkin bisa diikutkan dalam sebuah lembaga khursus agar anak semakin terpacu saat belajar. Ketika anak mulai malas, lakukan yang menurut anak akan nyaman. Jangan membuat bosan, lakukan belajar seperti sharing. Layaknya anak usia dua bulan dan mengajarinya belajar sambil bermain.
Nah, untuk para Bunda, rencanakan dengan baik pendidikan sang anak seperti apa dan bagaimana. Ketika anak mulai memasuki sekolah dasar, cari tahu bagaimana latar belakang sekolah tersebut dan tekhnik pengajaran seperti apa. Karena, teknik pengajar yang monoton akan mengakibatkan anak malas belajar juga. Berperanlah sebijaksana mungkin ketika menghadapi anak malas belajar.
.jpeg)