Bernas.id ? Menurutmu, bagaimana cara menentukan bahwa seorang wanita itu cantik? Yang punya wajah mulus, make up sempurna atau yang pakaiannya modis? Tolok ukur tersebut muncul ketika mata yang menilai kecantikan. Jika hatimu tak secantik wajahmu, maka cantikmu tidak sepenuhnya utuh. Lalu, dalam ranah apa kita sebagai wanita tidak hanya cantik di luar, tapi juga cantik dari dalam? Benarkah sesuatu yang cantik selalu menarik?
Sungguh cantik itu hanya sebatas kata. Benar adanya jika cantik adalah relatif. Setiap orang memiliki seleranya masing-masing. Sama halnya seperti kita merasakan sedapnya sayur asam. Mungkin bagi satu orang rasanya sudah pas, namun bisa jadi lidah yang lain merasa kurang garam, kurang sedap dan sebagainya.
Wanita yang semakin bertambah usia akan bertambah kadar cantiknya jika sang wanita pandai menentukan sikap. Sikap yang baik secara menyeluruh tak tercemar sama sekali adalah mustahil. Lagi-lagi meski mustahil, kita sebagai wanita bisa membangun diri menjadi pribadi yang anggun. Apakah anggun hanya untuk para ratu?
Ratu pun pernah tergelincir. Bukan dengan jatuhnya mereka di panggung melainkan sifat buruk yang melekat. Gaun yang mereka gunakan pun pernah kotor dan harus dibasuh ulang untuk mengembalikan kebersihannya. Bagaimana dengan kita? Kita tak harus punya panggung untuk anggun, kebaikan hatilah yang akan membentukmu.
Yuk, kita mulai berbenah diri. Kita bukan Upik Abu yang tiba-tiba muncul sebagai Cinderella lo! Setiap wanita punya masa dan caranya untuk memperbaiki sikap.
Cobalah membentengi diri dengan kesabaran
Kecantikanmu akan sia-sia jika tak tertanam rasa sabar di hati. Jiwa yang cenderung mudah marah akan mengurangi kadar keanggunanmu.
Bersyukur kala hidup menyenangkan atau menyakitkan
Seberapa banyak orang yang pintar sekali mengeluh? Coba kita bandingkan dengan orang yang perekonomiannya biasa-biasa saja. Kadang yang biasa-biasa saja lebih pandai bersyukur. Kadang orang yang kaya harta lupa bahwa mereka dalam keadaan berlebih. Hanya sekedar jalan yang macet, mudah saja protes.
Berpegang pada prinsip
Jangan hanya cantik tapi tak berprinsip. Ini penting untuk mengarahkan jalan hidupmu. Bagaimana cara kita menghadapi masalah, menyelesaikan pertikaian dan berproses itu tergantung pada prinsip yang kita miliki
Jadilah wanita yang siap membaur
Wanita boleh saja cantik, tapi apa gunanya jika cantiknya tak dipoles dengan sikapnya yang bersahabat? Wanita mesti belajar sensitif. Bukan berarti mudah tersinggung alias baper, lo! Kamu harus siap membaur, mewarnai lingkungan dengan pengetahuan yang kamu miliki. Jadilah bunga yang nikmat dipandang dan ketika didekati pun semakin terendus harumnya.
Jadilah wanita hebat yang mampu menghebatkan orang lain. Wanita yang teguh tidak terombang-ambing hanya karena berita tak penting. Yuk, tentukan sikap untuk anggunkan akhlak!
