Bernas id. Dalam hidup seseorang membutuhkan teman. Teman yang akan mengisi deretan langkah hidup kita. Teman dekat atau sebutan kerennya sahabat akan menciptakan warna-warni lembar kehidupan. Seorang sahabat terkadang bertingkah konyol, menyebalkan dan ada pula yang dramatis.
Hubungan persahabatan tidak terjalin dengan otomatis. Membutuhkan proses dan lika-liku yang cukup panjang hingga bisa dikatakan sahabat. Karena sahabat adalah orang yang paling tahu keburukan kita tetapi tidak meninggalkan. Sahabat adalah orang kedua setelah keluarga yang mengerti dan perhatian dengan kita. Untuk itu kita perlu menjaga hubungan persahabatan agar tetap harmonis. Agar persahabatanmu awet, berikut tipsnya.
1. Keterbukaan
Dalam sebuah hubungan diperlukan adanya keterbukaan antar pihak-pihak yang bersangkutan. Jelas dalam persahabatan perlu adanya keterbukaan. Terbuka disini dapat diartikan juga sebagai curhat. Itu artinya sahabat merupakan tempat kita berbagi lika-liku kehidupan. Mencurahkan dan membagi masalah agar menjadi lebih kecil dan ringan. Menemukan solusi atas permasalahan dengan adanya keterbukaan masing-masing pihak. Dengan adanya keterbukaan seorang sahabat akan merasa di percaya dan dihargai. Hindari menutup-nutupi sesuatu apalagi sahabat satu tahu yang lainnya tidak. Hal tersebut akan menimbulkan perpecahan karena merasa diasingkan dan tidak dianggap. Jika ingin awet mulai terbukalah dengan sahabat-sahabatmu.
2. Dapat Dipercaya
Sebagai sahabat juga harus bisa dipercaya. Jangan mudah menceritakan masalah-masalah atau rahasia-rahasia seorang sahabat ke orang lain. Kepercayaan ibarat kertas, apabila diremas dan kemudian dirapikan kembali, apakah kertas masih terlihat sama? Kertas sebelum diremas dan sesudah terlihat berbeda, ada bekas remasan. Tidak utuh lagi. Begitupun kepercayaan. Pengkhianatan dapat diperbaiki dengan meminta maaf. Namun bekas pengkhianatan itu masih ada sehingga keutuhan untuk kembali percaya sulit. Untuk itu apapun kondisi persahabatan kalian, sebaiknya tetap menjaga kepercayaan.
3. Tolong Menolong
Tolong-menolong memang tidak harus dengan sahabat, tetapi dengan siapapun itu. Dengan seseorang yang baru bertemu apabila membutuhkan pertolongan maka kita harus menolong. Terlebih kepada sahabat sendiri yang membutuhkan. Kita harus siap untuk dimintai pertolongan. Upayakan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan.
4. Tinggalkan Ego
Dalam hubungan persahabatan jika ego lebih mendominasi maka persahabatan tidak berlangsung lama. Tinggalkan ego untuk kepentingan sahabat. Berusahalah menjadi orang yang mendahulukan orang lain. Menjadi selalu ada untuk sahabat. Ego memang melekat pada manusia. Tetapi bagaimana mengelola ego agar tidak menghancurkan persahabatan. Mengarahkan ego ke hal-hal yang positif. Pandailah dalam mengendalikan ego.
5. Jujur
Jujur menjadi salah satu kunci langgeng dalam persahabatan. Sikap jujur walaupun menyakitkan akan lebih dihargai dibanding berbohong hanya untuk kesenangan sesaat. Cobalah untuk bersikap jujur kepada sahabat-sahabatmu. Jika menceritakan sesuatu ceritakanlah apa adanya dengan jujur. Mayoritas orang menjadikan sikap jujur sebagai prinsipal sehingga akan sulit untuk mendapat kepercayaan kembali apabila berbohong walaupun itu hanya sekali.
Cobalah terapkan kelima hal tersebut dalam dunia persahabatanmu. Semoga bermanfaat.
