Bernas.id – Hai, anak rantau yang sedang mencari ilmu! Jauh dari orang tua? Ngerasa enggak, suka kehabisan uang sebelum tanggal tua atau memang transferan yang telat? Menabung bukan perkara yang mudah. Jika kamu sering menabung, namun gagal kemungkinan tekadmu kurang. Karena menabung membutuhkan tekad sekuat baja. Walau berat di awal, sebenarnya hasil yang didapat nantinya akan lebih bermanfaat daripada untuk membeli sepasang sepatu yang diinginkan, bukan kebutuhan.
Menabung tidak harus dengan seberapa banyak, asal bisa disiplin dalam menabung, uang akan dengan sendirinya terkumpul. Saat kita masih kecil, orang tua yang mengajarkan untuk selalu menabung setiap harinya dari menyisihkan uang saku setiap harinya. Saat sudah beranjak remaja atau dewasa, kurangnya tekad dalam menabung karena harus bergelut dengan godaan, khususnya yang sedang ada di perantauan. Godaan nongkrong sama temen-temen, godaan ada diskonan di mal atau hal-hal lainnya yang bersifat konsumtif.
Bukankah untuk bersenang-senang, kamu harus bersakit-sakit dulu? Kan, lumayan buat tabungan nikah! Jadi, kalau memang mau irit dengan tujuan ditabung, no problem. Manfaatnya lebih besar di akhir, kenapa enggak? Nih, ada beberapa langkah menabung ala anak rantau yang perlu diketahui:
1. Sisihkan uang saku untuk ditabung.
Saat sekolah atau kuliah, jangan membawa uang terlalu banyak. Bawalah secukupnya untuk keperluan satu hari ketika berada di sekolah atau di kampus. Sebisa mungkin untuk tidak menghabiskan uang saku, agar bisa ditabung sisanya.
2. Jangan boros!
Hidup di perantauan tidak seenak ketika ada di dekat orang tua. Yang mau makan minta jajan tinggal minta. Kalau di perantauan, apa-apa harus sendiri. Ketika di perantauan, makanlah secukupnya, karena tidak baik juga makan berlebihan. Jangan terlalu banyak jajan juga. Boleh jajan, tapi jangan berlebihan. Itu yang membuat kantong kering. Pilihlah mana yang lebih efektif jajan atau makan nasi? Lebih kenyang mana? Sekali makan bisa kenyang, kan lumayan ngirit uang. Jangan membeli barang yang tidak penting, tapi belilah kebutuhan.
3. Belilah celengan, jangan sia-siakan uang receh.
Enggak usah nunggu uang terkumpul banyak. Dari uang koin 100 ,200 sampai 500 rupiah, kamu bisa kumpulin setiap hari. Kalau udah banyak, jangan malu-malu untuk menukarkan ke toko-toko terdekat atau bank. Atau bisa langsung tabungin ke bank, masuk deh ke tabungan.
4. Berhemat.
Bawalah bekal makanan dan minuman dari kos atau tempat ada tinggal. Selain untuk menghemat uang, maka akan mendapatkan manfaatnya. Salah satunya, adalah kehigienisan makanan yang dikonsumsi dapat terjamin. Yang ini cocok jika kosmu terdapat dapur, karena bisa masak sendiri.
5. Berpikir kreatif dan inovatif.
Untuk menyukseskan kegiatan menabung, pikirkan untuk cara menyisihkan uang dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.
Berikut adalah cara menabung ala anak rantau yang harus dicoba. Yuk, sukses menabung!
