Bernas.id ? Disney nyaris saja menjadi musuh bersama awak media AS. Raksasa dunia hiburan tersebut mencabut larangan yang sudah dibuatnya kepada wartawan media Los Angeles Times. Dicabutnya larangan tersebut dilakukan setelah Disney mendapat ancaman kalau media-media lain bakal melakukan aksi boikot sebagai bentuk solidaritas.
Sejak awal November, Disney menolak mengundang perwakilan LA Times untuk mengikuti pemutaran perdana film-filmnya setelah Disney merasa tidak setuju dengan artikel yang dimuat oleh surat kabar tersebut pada bulan September. Artikel yang dipermasalahkan oleh Disney tersebut mengulas hubungan antara taman hiburan Disneyland dengan kota Anaheim di California.
Disney yang tidak sependapat dengan isi artikel tersebut kemudian menuding kalau LA Times tidak menghormati prinsip-prinsip standar jurnalisme. Larangan kepada awak media LA Times pun kemudian dikeluarkan oleh pihak Disney.
Kabar mengenai dilarangnya awak media LA Times mengikuti pemutaran perdana film-film Disney sendiri baru diketahui publik setelah LA Times mengumumkannya secara terbuka pada hari Jumat (3/11/2017). Media tersebut mengaku hanya bisa membuat ulasan soal film-film Disney jika filmnya sudah dirilis kepada publik karena perwakilan mereka tidak lagi diundang oleh pihak Disney.
Namun bak senjata makan tuan, larangan yang dibuat oleh Disney tersebut selanjutnya malah berbalik mengenai mereka sendiri. Asosiasi kritikus profesional mengancam tidak mau lagi melibatkan Disney dalam acara-acara pemberian penghargaan jika larangan kepada LA Times tidak dicabut.
Media The Washington Times dan The New York Times turut mengecam larangan tersebut dengan cara mengancam bakal memboikot pemutaran perdana film-film Disney yang digelar secara tertutup. Menurut The New York Times, tindakan perusahaan raksasa macam Disney dalam menghukum media merupakan hal yang berbahaya bagi kepentingan publik.
Mendapat ancaman bertubi-tubi seperti itu, Disney akhirnya melunak dan mencabut larangan yang mereka buat kepada LA Times pada hari Selasa (7/11/2017). Pihak Disney juga menambahkan kalau mereka sudah berkonsultasi dengan pihak LA Times untuk menyampaikan keluhan mereka terkait artikel yang dimuat oleh LA Times.
