Bernas.id – Tahukah Anda jika warna memiliki sebuah makna tertentu? Menurut hasil dari beberapa penelitian, warna membantu kita untuk mengingat. Seperti penelitian dari Kuhbander dan Pekrun (2013), kata-kata yang ditulis dengan warna tertentu akan membantu kita mengingat kata-kata tersebut. Meskipun banyak penelitan yang mengatakan bahwa warna merah sering diasosiakan dan efektif untuk mengingat kata-kata yang bermakna negatif seperti jelek, jahat, gagal, bahaya, namun beberapa peneliti lainnya berhasil mengamati adanya asosiasi warna merah dengan hal yang positif.
Kita akan bahas dari segi negatifnya Mari kita simak ulasannya. Tahukah kalian jika warna merah ternyata dapat mengurangi kemampuan kognitif kita? Penelitian dari Elliot dan kawan-kawan pada tahun 2007 menyebutkan bahwa seseorang yang melihat warna merah pada saat mengerjakan tes inteligensi menunjukkan performa yang lebih rendah dibandingkan orang yang ditunjukkan warna lain. Nah jadi hati-hati bagi kalian yang tidak ingin performa kognitifnya berkurang pada saat mengerjaan tes. Warna merah juga diasosiasikan dengan emosi marah. Nah pada umumnya orang yang suka sekali mengenakan baju merah akan diasosiasikan memiliki sifat pemarah. Hal ini tidak hanya berlaku bagi individu namun tentu juga berlaku untuk kelompok semisal kelompok partai. Penelitian warna merah yang diasosiasikan dengan marah ini dilakukan oleh Young dan kawan-kawan pada tahun 2013.
Selain memiliki sisi negatif, ternyata warna merah sendiri juga memiliki beberapa keuntungan. Kita lihat yuk apa saja kira-kira?
Pertama, warna merah dapat diartikan sebagai warna pemberani, perkasa da kuat. Tim olahraga dengan seragam berwarna merah diasosiasikan dengan mudah marah, kuat, pemberani, dan perkasa sehingga akan membuat gentar para lawannya. Nah bagi kamu yang sedang menggawangi tim olahraga bisa dicoba nih guys. Memakai seragam merah agar menang. Lalu kalau lawannya sama-sama menggunakan seragam merah akan seperti apa ya hasilnya? Menarik pastinya untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Ada yang tertarik mencobanya?
Kedua, wanita yang menggunakan warna merah lebih terlihat menarik bagi pria. Benar tidak yaj? Lagi-lagi Elliot dan kawan pada tahun 2008 melakukan penelitian dan menemukan jika warna merah bisa menimbulkan emosi positif berupa rasa suka dan gairah terhadap lawan jenis. Wah menarik yah kedengarannya? Melihat dari hasil penelitian tersebut, bisa nih para jomblo wanita mencobanya. Siapa tahu benar ada laki-laki yang melirik setelah kita memakai baju warna merah atau bisa juga diterapkan pada lipstik dengan warna merah. Kalau dipikir hasil penelitian itu ada benarnya juga sih. Buktinya wanita yang menggunakan lipstik, rata-rata berwarna merah terlihat lebih menarik dan sensual dibanding yang tidak menggunakan lipstik sama sekali. Bahkan, sering kali wanita yang tidak menggunakan liptik dikira sakit oleh orang-orang disekelilingnya. Hayo? Apakah kalian memiliki pengalaman serupa girls?
Ketiga, warna merah dapat meningkatkan intensitas kekuatan fisik yang kita keluarkan. Masih dari peneliti yang sama, Elliot dan kawan pada tahun 2011 melakukan penelitian lalu menemukan bahwa partisipan yang ditampilkan dengan warna merah mengeluarkan energi lebih besar ketika diberikan tugas meremas. Nah hasil penelitian ini mungkin bisa diterapkan pada pekerjaan yang membutuhkan tenaga besar.
Elliot dan Young hobi sekali meneliti tentang warna merah. Sekilas tadi ulasan hasil penelitian tentang warna merah. Sekarang kalian jadi lebaih tahu kan? Kedepannya kalian juga bisa menerapkannya dalam pengambilan keputusan apakah kalian akan memanfaatkan warna merah dalam suatu situasi atau tidak. Semoga bermanfaat yah.
