Bernas.id – Budi Hartono, ST, SKom, MM memang memiliki minat yang kuat untuk terus belajar dan menekuni bidang pengembangan atau yang berkaitan dengan people development. Ia sudah menekuni dunia SDM sejak tahun 2010. Selain itu, memiliki dedikasi dan bertanggung jawab untuk terus membuat program pengembangan yang bermanfaat bagi karyawan dan sekaligus menjadi trainer dengan topik-topik terkait leadership dan pengembangan diri.
Untuk itu, ia selalu haus dengan pengetahuan dan tantangan baru, memotivasi diri, serta berorientasi pada tujuan. ?Karena passion saya di learning dan development, saya sangat menikmati setiap harinya ketika berkecimpung di dunia pendidikan. Saya percaya ketika kita menjadi seorang trainer, dengan berbagi ilmu, kita tidak akan kehabisan ilmu. Justru kita akan menambah ilmu karena setiap mengajar kita tentu harus belajar lagi dan menghadapi setiap kelas dengan karakteristik peserta yang berbeda dan juga mengenal banyak orang, serta mendapatkan kesempatan berkunjung ke tempat tempat yang belum pernah dikunjungi,? ungkapnya ke Bernas.
Untuk yang memiliki peran atas apa yang dicapainya saat ini, pria kelahiran Jakarta ini menyebut orang tua sebagai sosok-sosok yang mendidiknya dengan berbagai perhatian dan kasih sayangnya. Baginya, orang tuanya selalu memberikan yang terbaik bagi anak dan perhatiannya tidak akan pernah luntur. ?Yang pertama adalah orang tua. Kami dilahirkan dari keluarga yang sederhana, walau orangtua tidak memiliki kesempatan untuk mengenyam pendidikan tinggi, tapi kami dididik untuk menjadi pribadi yang menghormati orang tua dan orang lain, serta memiliki disiplin tinggi. Yang kedua adalah istri. Kami berjuang dari nol, tidak memiliki apa-apa hingga saat ini masih terus berjuang bersama. Ia sosok yang sangat luar biasa. Ia menjadi sahabat sekaligus pasangan hidup dalam suka dan duka,? tuturnya.
Diungkapkannya, awalnya bercita-cita ingin menjadi dokter, tapi karena kondisi keuangan orang tua yang tidak memungkinkan, beralih menjadi trainer karena selalu ingin belajar hal baru dan berbagi kepada orang lain. Diakuinya, keputusan untuk menjadi trainer ini merupakan titik baliknya kehidupannya yang memberikannya banyak perubahan terhadap dirinya dan keluarganya. ?Pengalaman khusus yang menjadi titik balik ketika memutuskan membanting profesi menjadi profesional di bidang learning & development. Jika saat itu, saya masih di bidang awal maka saya tidak akan mencapai seperti sekarang ini. Untuk pengalaman unik di pekerjaan, yaitu ketika kita mengajar di suatu kelas dan peserta sangat mendapatkan manfaat serta meminta foto bareng setelah selesai mengajar,? terangnya.
Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaan, ia merasakan bahwa tidak ada permasalahan yang terlalu berat. ?Tidak ada yang signifikan. Saya percaya kepada yang di Atas bahwa rezeki dan setiap apa yang kita lalui akan membuat kita menjadi sosok pribadi yang lebih baik. Untuk tantangan pekerjaan ke depan, menghadari era digital. Sekarang ini, dunia sangat cepat dan dinamis perubahannya. Untuk menyikapinya dengan mengikuti trend-trend yang sedang terjadi saat ini dan terus mengembangkan diri setiap harinya,? katanya.
Ia pun meyakini bahwa bidang pekerjaannya penting dilakukan dan dibagikan kepada orang lain karena bisa memberikan makna dan harapan kepada orang lain dan masyarakat. ?Dengan kita mengembangkan orang lain, orang lain akan menjadi lebih baik dan kita memberikan makna hidup dan harapan bagi masyarakat. Untuk habit khusus yang dibangun selama ini untuk mendukung pekerjaan, disiplin, terus belajar, rendah hati, jangan sombong, perlakukan orang lain seperti Anda ingin diperlakukan. Untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, memiliki mindset bahwa saya akan membuat hidup orang lain lebih baik. Dan merupakan kebahagiaan terbesar jika orang lain yang kita ajar bisa menjadi orang yang berhasil atau sukses,? ucapnya.
Leadership School Head ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisah-kisahnya ini. ?Jangan ragu. Jangan sungkan untuk membagi pengalaman atau ilmu yang Anda miliki kepada orang lain karena dengan membagi ilmu kita tidak akan kehabisan malah kita akan terus mendapatkan ilmu yang baru. Untuk saran kepada orang yang ingin meraih kesuksesan seperti yang dicapai saat ini, cari mentor yang baik, selalu belajar, tidak pernah merasa puas, dan rendah hati,? tukasnya.
Lingkungan sesama trainer pun diakuinya memengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang ini. ?Dikelilingi sesama trainer membuat kita selalu update dan berbagi ilmu satu sama lain, belajar dari satu sama lain. Untuk pencapaian yang paling membanggakan, bisa membawa perusahaan memenangkan penghargaan dari majalah SWA dan secara pribadi juga terpilih menjadi Indonesia HR Young Future Leader peringkat 5 sebagai penghargaan khusus yang diterima selama ini,? ucapnya.
Membaca karena rasa haus akan ilmu menjadi hobi pribadinya yang diakuinya memiliki pengaruh kepada kesuksesan yang dicapai saat ini. Ia pun membagikan quote atau mottonya dalam menjalani kesehariannya kepada pembaca, yaitu Never Stop Learning, Because Life Never Stops Teaching. Trainer ini pun membocorkan rencana dalam waktu dekat dan impian terbesarnya ke depan. ?Untuk project terdekat, mengembangkan 1 juta pemimpin Indonesia. Untuk impian terbesar ke depan, ingin membantu 1 juta orang untuk menjadi orang yang lebih baik,? pungkasnya.
