Bernas.id – Bambang Yapri mengawali karirnya sebagai staf PPIC (Production Planning Inventory Control) karena lulusan sarjana teknik, tapi dalam perjalanan waktu, ia diajak ngobrol oleh pimpinan HRD saat itu, (Bapak Andre Pramono) untuk membangun bagian pelatihan dengan dua rekan lain dari bidang psikologi dan ekonomi.
?Di sana saya menemukan bidang yang saya sukai sampai saat ini, dan bila ditelusuri sudah saya lakukan juga semasa kuliah dengan beberapa program kepemimpinan yang saya ikuti baik sebagai peserta ataupun panitia. Ini kemudian menjadi titik awal saya mendedikasikan karir saya dalam pengembangan manusia,? ungkapnya ke Bernas (14/8).
Dikatakannya, ia telah berkarir di area people development – sumber daya manusia selama hampir lebih dari 18 tahun. Sebagai people developer, ia menyebut dirinya. Selain sebagai profesional pengembangan manusia dengan posisi terakhir sebagai Chief Human Resource Officer di perusahaan patungan Salim Group dan Lotte Group ? Indo Lotte Makmur yang membentuk ecommerce ilotte, ia membantu beberapa organisasi dan institusi untuk mengembangkan organisasinya dan juga sumber daya manusianya sebagai pemimpin baik di level menengah maupun puncak dengan berperan sebagai Leadership Coach, juga Fasilitator/Trainer. ?Selain itu saya juga bergabung dengan beberapa institusi pengembangan atau pelatihan sebagai Associate Facilitator,? imbuhnya.
Diceritakannya untuk pengalaman uniknya, people developer ini pernah memimpin sebuah bagian pelatihan dan pengembangan di downstream, salah satu perusahaan kelapa sawit terbesar di Indonesia dan dunia.
?Di perusahaan ini, saya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan program management trainee yang sampai saat ini menjadi salah satu program kunci dari perusahaan itu dalam mengembangkan pemimpin masa depannya. Kemudian, melanjutkan karir di perusahaan farmasi multi nasional keluarga yang berasal dari Jerman, di mana mendapatkan kesempatan untuk melakukan pengembangan organisasi, sumber daya manusia, dan terlibat dalam beberapa program pembelajaran regional dan dunia. Di perusahaan ini juga, saya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan program untuk tim penjualan sehingga dapat menjadi penjual yang profesional. Selain itu, saya diberi kepercayaan untuk mengelola pengembangan organisasi yang termasuk di dalamnya HR business partner, rekrutmen, employer branding, manajemen kinerja, manajemen talenta, dan berbagai program sumber daya manusia lainnya. Kemudian, berlanjut di perusahaan Amerika ternama yang masuk dalam Dow Jones Index. Di perusahaan ini, saya juga bertanggung jawab untuk bidang pengembangan organisasi dan sumber daya manusia termasuk menjadi project leader untuk beberapa program di regional Asia,? bebernya.
Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaan, pengagum sosok Romo Charles Patrick Burrows ini menyebut tentang perbedaan cara pandang yang biasanya diperlukan horizon yang lebih luas untuk menghadapi situasi yang ada dengan lebih banyak mendengarkan dan bertanya. Untuk tantangan pekerjaan ke depan, menjadi jembatan lintas generasi dan lintas budaya. ?Dengan disrupsi teknologi yang ada, membuat manusia semakin ?dekat?, tetapi butuh edukasi untuk benar-benar bisa membangun relasi dan kolaborasi. Bila sebelumnya manusia sulit mendapatkan data ataupun informasi, saat ini tantangannya, manusia berlimpah data dan informasi sehingga harus pandai memilah dan mengelolanya. Tantangan, bagaimana dalam pembelajaran bisa dilakukan secara cepat, tapi tidak instan – kecepatan mengakses pengetahuan – sejauh jempol lakukan klik ? bukan berarti bisa instan dalam menguasai sebuah ketrampilan apalagi ketrampilan dalam mengelola diri sebagai pemimpin baik bagi diri sendiri ataupun orang lain. Kemampunan berpikir kreatif, berpikir kritis, membangun argumentasi, membangun relasi membutuhkan pendidikan dan pengalaman,? paparnya.
Penyuka hobi traveling ini pun meyakini bahwa bidang yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat karena Indonesia akan lebih baik bila setiap insan memahami diri sendiri dengan lebih baik (Be Yourself), kemudian menjadi dirinya sendiri yang lebih baik (Be a Better You) dengan terus meningkatkan kapasitas diri – siap untuk tetap dipekerjakan (employability) dengan tetap relevan dengan lingkungan bisnis dan trennya. ?Kemudian bisa menjadi dirinya yang terbaik dengan mengembangkan pemimpin lain atau insan lain sebagai penerusnya (Be the Best You). Hal ini yang akan menentukan masa depan dari bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani dan memberikan kontribusi positif kepada dunia,? imbuhnya.
Peraih Global Training & Development Leadership Award ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang yang membaca kisahnya ini. ?Setiap orang bisa menemukan siapa dirinya, kemudian membuka diri untuk menjadi diri sendiri, hanya saja menjadi diri sendiri yang lebih baik. Kemudian, siap untuk berbagi dan mengembangkan orang lain menjadi dirinya yang terbaik. Untuk saran, temukan ?api? Anda dan ikuti cahayanya. Dalam bahasa Jepang, ada istilah Kosoryoku ? seperti visi, tapi juga mengandung konsep dan imajinasi ? di mana merupakan kemampuan membangun visi, mengimajinasikannya dalam bentuk konsep dan merealisasikannya,? tukasnya.
Lingkungan pun diakuinya memengaruhi hingga menjadi seperti sekarang ini, terutama keluarga. Baginya, lingkungan keluarga sangat memberikannya bekal untuk selalu berusaha kalau ingin mendapatkan sesuatu. Kemudian, jiwa merantaunya memberikannya kesempatan untuk berusaha beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun relasi dengan daerah dan budaya yang berbeda. ?Hal ini ini memberikan keyakinan kepada saya juga bahwa keragaman bila dikelola dengan baik akan memberikan kekuatan kepada gagasan dan strategi yang dibuat, untuk itu inklusif menjadi sebuah kekuatan. Untuk pencapaian yang paling membanggakan, dipercaya di beberapa perusahaan besar multi nasional baik perusahaan keluarga ataupun terbuka, dengan menduduki posisi kepala department termuda pada saat itu, serta bisa membawa beberapa inisiatif terobosan untuk kemajuan perusahaan dengan membangun individu-individu pemimpin di perusahaan,? jelasnya.
Peraih penghargaan 100 Most Influential Global HR Professional pada 25th World HRD Congress di Mumbai India ini membocorkan rencana dalam waktu dekat dan impiannya ke depan. ?Rencana ke depan, membantu organisasi berkembang menjadi organisasi global juga sebagai Career Coach untuk angkatan kerja baru dalam membangun karirnya dengan coachkarir.com dan memfasilitasi institusi ataupun organisasi dalam mencapai tujuan dengan strategi pengembangan manusia dalam mencapai tujuan organisasi dari sisi kepemimpinan ataupun penjualan dengan coachbby.com. Semoga inisiatif ini bisa memberikan kontribusi dalam pencapaian Indonesia yang lebih baik dengan SDM yang bisa setara dengan SDM Global yang ekselen,? pungkasnya.
