Bernas.id – Mobil merupakan alat transportasi roda empat yang menjadi kebanggan tersendiri bagi pemilkinya, sebab kita bisa fungsikan untuk membantu aktivitas sehari-hari. Dengan semakin berkembangnya industri otomotif khususnya di Indonesia, banyak orang yang ingin memiliki mobil karena kendaraan ini serbaguna, bisa dipakai bekerja, liburan bersama keluarga, dan aktifitas lainnya.
Saat memutuskan untuk memiliki kendaraan roda empat, tentu tanggung jawab yang ada di pundak pemiliknya akan semakin besar. Artinya, kita pun harus menjaga mobil itu supaya tetap terjaga dan selalu bisa diandalkan pada saat kita membutuhkannya. Karena penting untuk diketahui, menjaga dan merawat mobil tidak semudah seperti menjaga dan merawat sebuah sepeda motor.
Untuk memiliki sebuah mobil pun kini tidak sesulit dahulu, kini sudah semakin dipermudah seperti adanya sistem kredit atau leasing bagi yang tidak mampu membeli secara kontan. Bahkan, bagi yang sangat minim dana, juga bisa memilih alternatif lain seperti membeli mobil bekas yang juga semakin banyak beredar di pasaran.
Namun, mahalnya harga beli sebuah mobil, masih mahal biaya untuk perawatannya. Terlebih lagi jika rusak, tentu untuk memperbaiki komponen pada mobil tidak semurah seperti komponen sepeda motor. Salah satunya, pada body mobil, yakni bagian bemper.
Bemper mobil merupakan salah satu bagian yang sering rentan rusak atau penyok. Biasanya diakibatkan oleh tabrakan atau senggolan baik ringan atau berat. Tentu kamu juga seringkan melihat bagian ini sering rusak. Ya, memang bagian bemper cukup riskan dengan namanya senggolan. Bemper mobil menjadi salah satu bagian yang sering rusak.
Baca juga Ini Dia Kelebihan dari Mesin Diesel Modern yang Perlu Anda Tahu!
Karena terbuat dari bahan plastik, bemper pun punya dampak khusus ketika terbentur. Robek dan penyok merupakan efek yang paling sering dialami. Jika robek sudah pasti harus diganti. Apabila dijahit pun, hasilnya tidak bisa normal seperti sebelumnya.
Lantas, bagaimana jika hanya penyok? Beberapa waktu lalu sempat beredar teknik perbaikan bemper plastik yang cuma bermodalkan air panas. Namun, apakah cara tersebut dapat diandalkan untuk menjadikan bemper penyok kembali seperti semula?
Kondi Suhendi, Kepala Bengkel Mitsubishi Authorized Bodi & Cat PT Lautan Berlian Utama Motor Palembang, menjelaskan cara tersebut memang dapat digunakan sebagai alternatif karena faktor biaya yang murah.
“Cara itu memang tradisional untuk perbaiki bodi yang penyok. Tapi, harus diingat, air panas hanya digunakan untuk bemper saja karena materialnya plastik,” ucap Kondi
Efek Buruk
Meskipun tergolong murah dan mudah, Kondi mengingatkan bahwa ada efek buruk dari menyiram air panas ke bodi plastik. Bahkan, bisa lebih parah jika yang mengerjakan bukan tenaga ahli atau orang yang sudah biasa melakukannya.
“Air panas memang bisa mengembalikan bodi plastik yang penyok, tapi hasilnya tidak akan sempurna. Selain itu, bila terlalu panas juga bisa membuat cat bodi mengelupas. Begitu juga saat kena mika lampu, bisa bikin warnanya berubah, tidak jernih lagi,” kata Kondi.
Baca juga Berapa Sih Biaya Perbaikan Busa Jok yang Kempis?
Kondi juga menambahkan, hasil paling sempurna membetulkan bodi plastik yang penyok dilakukan menggunakan heat gun. Metodenya dipanaskan dari luar lalu secara berlahan ditarik hingga lekukan bumper akan kembali ke posisi semula.
Bagaimana, sekarang sudah tahu kan jawabannya. Ya, memang bisa, tapi harus ditangani orang yang ahli atau sudah berpengalaman supaya tidak menambah kerusakan pada bemper mobil. Semoga bermanfaat!
