Bernas.id – Sudah bukan rahasia umum lagi, kalau topik seks masih menjadi sebuah hal yang tabu dalam budaya kita. Walaupun seks adalah hal yang alamiah, namun pemgetahuan tentangnya masih harus didapatkan lewat sumber-sumber non formal dan sering kali secara diam-diam. Misalnya dari film porno atau mitos mulut ke mulut. Tidak jarang informasi ini menyesatkan.
Misalnya masalah berapa lama durasi berhubungan seks yang wajar. Masih banyak yang salah kaprah tentang berapa lama durasi seks yang ideal dalam sebuah hubungan. Kesalahan tersebut dapat menyebabkan ekspetasi yang terlalu tinggi atau penurunan rasa percaya diri. Sebenarnya berapa lama durasi seks yang wajar? (Catatan: durasi seks atau senggama di sini maksudnya waktu sebelum klimaks saat penetrasi. Berarti di luar waktu foreplay, istirahat, ngobrol-ngobrol dan hal-hal lainnya ya!)
Kalau melihat film-film dewasa, para pemeran seringkali digambarkan mampur bertahan lama sampai beberapa puluh menit. Padahal…
Dari berbagai media populer seperti film atau majalah dewasa, mungkin kamu pernah mendapat kesan bahwa seks yang ideal itu jika berlangsung dalam durasi yang panjang. Dalam film-film erotis durasinya bisa sampai berpuluh-puluh menit untuk satu ejakulasi. Padahal inti seks (di luar foreplay) tidak terlalu lama lho.
Oleh karena itu, kamu jangan langsung panik ketika berhubungan seks, sang suami sudah mencapai klimaks dalam hitungan waktu beberapa menit saja. Dan kamu tidak perlu percaya juga kalau ada yang pamer berhasil bertahan lama. Untuk para bintang film dewasa, tentu saja mereka pasti melakukan editing, bisa saja mereka menggunakan lebih dari satu aktor atau beberapa teknik khusus supaya seolah-olah tampak tahan lama di layar.
Ejakulasi dalam kurun waktu 3 sampai 7 menit sudah termasuk durasi seks yang memadai lho!
Berdasarkan penelitian tentang latensi ejakulasi di Kanada dan Amerika Serikat pada tahun 2008 silam, durasi senggama di luar foreplay dianggap “cukup” pada kisaran waktu 3 sampai 7 menit. Sedangkan, untuk durasi yang dianggap ideal ada pada kisaran 7 sampai 13 menit. Jadi 3 sampai 7 menit masih termasuk wajar saja, sementara 7 sampai 23 menit itu menjadi idaman.
Data tersebut berasal dari beberapa pasien yang telah melakukan konsultasi tentang seksual kepada terapis kesehatan di Amerika Utara. Hasil ini juga sejalan dengan sebuah penelitian yang pernah dilakukan pada tahun 2005 yang menyatakan bahwa waktu senggama normal berkisar 5 sampai dengan 7 menit. Namun, penelitian sebelumnya tidak memperhitungkan lamanya waktu foreplay dan orgasme wanita.
Jadi kalau di bawah 1 menit sudah klimaks, itu baru namanya ejakulasi dini.
Profesor Barry W. McCarthy mengatakan, jarang ditemui orang yang melakukan senggama penetrasi dengan durasi lebih dari 12 menit. Ejakulasi di bawah 1 sampai 2 menit inilah yang patut disebut dengan ejakulasi dini. Ejakulasi ini bisa diperlambat dengan beberapa teknik bercinta, contohnya mengganti posisi seks, memvariasi kecepatan dan pola gerakan penetrasi. Dengan demikian, pasangan pria dapat mencapai durasi ejakulasi yang lebih lama.
Nah itulah penjelasannya, jadi kamu jangan mudah percaya dengan penggambaran di film-film dewasa. Wajar saja kalau hubungan seks suami istri sudah mencapai klimaks dalam kisaran waktu 3 sampai dengan 7 menit. Kalau berhasil di kisaran 7 sampai 13 menit artinya sangat bagus. Dan kalau lebih dari 13 menit malah termasuk terlalu lama lho! Jika di bawah 1 sampai 2 menit baru kamu perlu berkonsultasi dengan ahli kesehatan yang berkompeten.
