HarianBernas.com ? Waktu di mana kaum pria pertama kali menonton pornografi ternyata berdampak pada pola pikir orang yang bersangkutan di masa depan. Itulah kesimpulan yang dibuat oleh tim ilmuwan pimpinan Chrissy Richardson usai merilis hasil penelitian terbarunya.
Penelitian ini sendiri dilakukan dengan cara mewawancarai 330 orang pria yang berusia antara 17 hingga 54 tahun. Mereka diberikan pertanyaan-pertanyaan seperti pada usia berapa mereka pertama kali mengenal pornografi dan bagaimana pendapat mereka mengenai pola pikir tradisional yang dianut oleh kaum pria kepada wanita.
Hasil penelitian tersebut menunjukkan kalau rata-rata dari para responden mulai mengenal pornografi ketika mereka baru berusia 13 tahun. Namun ada pula yang mengaku kalau dirinya sudah pernah menonton pornografi pada usia 5 tahun. Responden lain menyatakan kalau dirinya baru menonton media porno pada usia sesudah 26 tahun.
Tim peneliti kemudian mengaitkan usia saat para responden pertama kali mengkonsumsi pornografi dengan pola pikir pribadi mereka masing-masing. Hasil yang didapat oleh tim peneliti cukup mengejutkan.
Mereka yang mengkonsumsi pornografi pada usia lebih dini memiliki kecenderungan lebih besar untuk bersikap sedominan mungkin atas wanita. Namun mereka yang mengkonsumsi konten porno pada usia tua justru memiliki kecenderungan lebih besar untuk menjadi playboy alias menjalin hubungan khusus dengan banyak wanita sekaligus.
?Penemuan ini memunculkan lebih banyak pertanyaan dan ide penelitian baru, karena penemuan ini sungguh tidak terduga dengan melihat apa yang kami tahu berdasarkan konsep peran berbasis jenis kelamin dan paparan media,? kata Richardson seperti yang dikutip oleh Live Science.
Richardson dan rekan-rekannya berharap kalau penemuan ini bisa membantu pencarian solusi untuk mencegah kasus-kasus peneyrangan bermotif seksual. Namun mereka juga menekankan bahwa tetap ada faktor lain yang berperan dalam pola pikir seorang pria terhadap wanita. Misalnya faktor agama atau pengalaman seksual pribadi seseorang.
