HarianBernas.com – Moch Salamun Hendrawan, SPsi, CHt, CNLP, CTM menekuni sejumlah bidang pekerjaan saat ini, yaitu sebagai Talent Management, People Development, NLP, Hypnotherapy, dan Life Coaching. Ia pun menceritakan tentang pengalaman khusus yang menjadi titik baliknya ketika berproses sehingga menjadi seperti sekarang ini.
?Ketika Kakek saya meninggal, di mana saya tidak sempat melihat meninggalnya kakek saya di RS yang pada waktu itu sibuk bekerja. Sejak saat ini, saya tanamkan dalam hidup bahwa hidup ini haruslah adil dan imbang Balance of Life,? ungkapnya ke Bernas.
Ketika ditanya tentang cita-cita atau impian masa kecilnya, ia menjawab bahwa cita-citanya ingin menjadi seorang perwira dan psikolog. ?Akhirnya, pilihan kedua yang kesampean, walaupun masih dalam proses untuk profesi psikolog. Pilihan kedua ini ternyata sama seperti impian ibu saya. Akhirnya, saya didaftarkan S-1 saya di Fakultas Psikologi,? imbuhnya.
Untuk sosok-sosok yang memiliki peran atas apa yang dicapainya saat ini, ia menyebut tentang peran keluarga seperti Ibu dan Bapak yang selalu memberikan semangat dalam menjalani hidup dan optimis. Istri dan Anak-anaknya pun menjadi energi sekaligus motivasi baginya untuk menjalani hidup.
?Dosen, Ibu Sari Anggun,Psi yang memperkenalkan dan mempercayakan saya pada dunia training. Wisnu Khoir Jakarta, sahabat saya yang memperkenalkan dunia Hypnotherapy, Bapak Agus Arinto, Sleman, sahabat saya yang memperkenalkan dunia NLP, Keluarga Cahaya IACH (Coach Gunawan) yang selalu memberikan update pengetahuan terkait dengan dunia Hypnotherapy dan NLP, dan Bapak M. Abdillah, Azdin Akbar dan Keluarga Besar Karya Jiwa Indonesia (KJI) sebagai tempat sarana pembelajaran delivered training,? jelasnya.
Dikatakannya, passion menjadi alasan yang kuat untuk terus menekuni bidang pekerjaan sekarang ini. Ia pun menceritakan tentang pengalaman uniknya di pekerjaan. ?Ketika saya diminta menjadi dosen untuk mengajar Service Excellent di sebuah lembaga pendidikan yang mendidik calon pengusaha EO (Event Organizer) dan WO (Wedding Organizer), pada saat itu, saya bingung. Saya melontarkan pertanyaan ke dosen saya dengan pertanyaan sebagai berikut, ?Bu Sari, kan ibu tahu waktu saya di bangku kuliah kalau diminta presentasi saya grogi keringatan, sekarang saya diminta mengajar pengusaha EO dan WO. Jawaban dari dosen saya, Ibu Sari, ?Saya percaya kamu untuk men-delivered materi service excellent ini,? papar ceritanya.
Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam bidang pekerjaannya, coaching ini menyebut ketika sedang deadlock, lalu mencoba untuk tenang dan mengambil air wudhu. Untuk tantangan pekerjaan ke depan, teknologi dan AFTA menjadi tantangannya. Untuk menyikapinya, terus belajar dan upgrade pengetahuan.
Untuk itu, ia pun meyakini bahwa bidang yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat. ?Setiap manusia mempunyai potensi untuk berkembang dan maju, namun terkadang manusia tidak mengetahui bagaimana caranya mereka untuk maju dan berkembang. Oleh karena itu, diperlukan seorang coach untuk mengetahui potensi yang ada pada diri mereka,? jelasnya.
Trainer ini membangun habit khusus selama ini untuk mendukung pekerjaannya dengan Trust & Commitment. Untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, ia membayangkan wajah istri dan anak-anaknya. Ketika ditanya, apakah lingkungan mempengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang ini? Ia menjawab bahwa lingkungan yang positif akan membawa dampak besar kepada dirinya secara pribadi sehingga ia dapat mengaktualisasi dirinya.
Life Coaching ini membagikan inspirasi dan sarannya agar mencapai kesuksesan kepada orang yang membaca kisahnya ini.?Apapun pekerjaan yang Anda, kerjakan dan jalani hingga Anda menemukan passion Anda. Jika Anda sudah menemukan passion Anda disitulah jiwa Anda sebenarnya. Untuk saran, pelajari semua hal sampai betul-betul Anda menemukan passion Anda,? tukasnya.
Untuk tokoh yang diidolakan atau yang membuat termotivasi, penyuka hobi bersepeda ini menjawab sosok BJ Habibie. Baginya, Habibie merupakan seorang negarawan di mana beliau pernah belajar dan bekerja di negara Jerman, tapi beliau tidak lupa asal usulnya sebagai WNI yang akhirnya mengabdi untuk NKRI. ?Sifat beliau yang patut ditiru, belajar di luar negeri boleh, tapi ingat bangun Indonesia,? jelasnya.
Untuk pencapaian yang paling membanggakan, ia menjawab bahwa pencapaian yang paling membanggakan sudah dipercaya klien dari sabang hingga merauke. Untuk penghargaan khusus yang pernah diterima selama ini, ia pernah meraih penghargaan dari PT Indosat, Tbk sebagai The Best Contact Centre Indonesia 2009 meraih 11 Winner Award dan di WAMY (World Assembly Moslem Youth ), sebagai Pembicara NLP Talk.
Untuk hobi lain yang memiliki pengaruh kepada kesuksesan yang dicapai saat ini, ia menjawab bahwa hobinya membaca karena dengan membaca, ia mendapat inspirasi pengetahuan baru. Ia pun memiliki motto hidup untuk menjalani aktivitasnya sehari-hari. ?Pahit, Kata Guru, Obat Bagiku. Guru yang baik akan berkata, yang sebenarnya terasa pahit awalnya itulah sebagai Obat Kesuksesan,? jawabnya.
Sarjana psikologi ini membocorkan project dalam waktu dekat dan impian terbesar ke depannya. ?Untuk project terdekat, melahirkan assessor-assessor kompetensi baru. Untuk impian terbesar ke depan, sharing knowledge di negara tetangga (Malaysia dan Singapura) bagi WNI yang tinggal di sana,? pungkasnya.
