HarianBernas.com ? Selama ini beredar anggapan di kalangan awam bahwa makan dalam jumlah sedikit adalah solusi terbaik untuk mengurangi berat badan. Namun tim ilmuwan dari Loma Linda University di California memiliki solusi alternatif yang cukup menarik.
Menurut hasil penelitian mereka, makan dengan porsi makan yang berbeda-beda bisa membantu menurunkan berat badan. Penelitian ini mereka lakukan kepada 50 ribu orang berbeda.
Mereka menemukan kalau orang yang menjadikan sarapan sebagai porsi makan terbesarnya memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang rendah. Hal ini tetap berlaku meskipun orang lain makan dengan jumlah kalori yang sama, namun dengan kombinasi porsi makan yang berbeda.
Hana Kahleova selaku tim peneliti ini lantas menganjurkan supaya seseorang makan pagi dalam jumlah besar, makan siang dengan porsi yang sedikit lebih rendah, dan tidak makan pada malam hari. Ia juga menganjurkan seseorang untuk menghindari makanan ringan dan tidak mengkonsumsi makanan selama setidaknya 18 jam setiap malamnya.
?Konsumsi sarapan teratur terlihat meningkatkan kepuasan makan, mengurangi jumlah total energi masuk, meningkatkan kualitas asupan makan secara keseluruhan, mengurangi kadar lemak dalam darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin serta toleransi terhadap glukosa,? tambah Kahleova.
?Di sisi lain, makan pada malam hari pada umumnya memberikan efek sebaliknya. Yang semuanya berdampak langsung secara kurang baik pada berat badan,? sambungnya. Hasil penelitian Kahleova dan rekan-rekannya ini dimuat di Journal of Nutrition.
