HarianBernas.com – Mengumpat atau mengucapkan kata-kata kasar lazimnya dianggap sebagai hal yang tidak pantas dan sebaiknya dihindari. Namun Richard Stephens ternyata punya pemikiran berbeda. Menurut psikolog asal Universitas Keele tersebut, mengumpat membantu seseorang menjadi lebih kuat saat melakukan aktivitas fisik yang berat.
Stephens menarik kesimpulan demikian setelah ia melakukan penelitian terhadap 81 orang berbeda. Mereka dibagi ke dalam dua kelompok berdasarkan umur dan tugas yang harus mereka jalani. Sebanyak 29 orang yang berusia sekitar 21 tahun diminta melakukan tes bersepeda. Sementara 52 lainnya berusia sekitar 19 tahun dan diminta melakukan tes menggenggam.
Masing-masing subjek uji coba kemudian diminta memilih kata-kata kasar yang lazimnya mereka gunakan ketika sedang merasa frustrasi. Mereka juga diminta memilih antara kata ?kayu? dan ?cokelat? sebagai kata netral. Kedua kata tersebut kemudian diminta untuk diucapkan oleh masing-masing subjek ketika menjalani tes fisik yang harus mereka jalani.
Pengamatan yang dilakukan oleh Richard menemukan kalau subjek yang mengucapkan kata kasar cenderung melakukan tes fisiknya secara lebih baik. Hasil percobaan Richard ini turut mengelaborasi hasil percobaan yang pernah ia lakukan di tahun 2009. Dalam percobaan yang ia lakukan di tahun tersebut, Richard menemukan kalau mengucapkan kata-kata kasar membantu seseorang lebih tahan terhadap rasa sakit.
Dengan melihat hasil percobaan Richard Stephens tersebut, ternyata tidak selamanya mengumpat itu merupakan hal buruk. Jadi jika Anda sedang bekerja keras dan membutuhkan energi tambahan, mengumpatlah! Asal jangan melakukannya di depan sembarang orang ya…
