HarianBernas.com – Sebelum kertas dan kanvas ditemukan, dinding gua menjadi salah satu media yang digunakan oleh manusia purba untuk menggambar. Di Lembah Thune yang terletak di negara Botswana, para arkeolog berhasil menemukan lukisan dinding berusia 5 ribu tahun. Lukisan dinding tersebut sekaligus menjadi lukisan dinding tertua yang pernah ditemukan di wilayah selatan Afrika.
Lukisan dinding tersebut menampilkan gambar beragam makhluk hidup seperti manusia dan ikan. Sekarang lokasi tempat ditemukannya lukisan dinding tersebut terendam di bawah air karena lokasi yang bersangkutan sekarang menjadi bendungan. Pemeriksaan usia lukisan dinding ini sendiri dilakukan dengan cara mengambil serpihan lukisan dinding yang rontok secara alamiah.
Selain serpihan lukisan dinding di Botswana, tim arkeolog yang dipimpin oleh David Pearce tersebut juga mengumpulkan serpihan lukisan dinding dari 13 lokasi berbeda di Botswana, Lesotho, dan Afrika Selatan. Pearce lalu menyerahkan koleksi serpihan lukisan dinding yang didapatnya ke ilmuwan Adelphine Bonneau di Universitas Quebec. Bonneau dan rekan-rekannya lalu menganalisa usia serpihan dengan menggunakan metode penanggalan radiokarbon.
Berdasarkan analisa yang mereka lakukan, Bonneau menyimpulkan kalau penduduk di kawasan tersebut melukis dengan arang, jelaga, dan campuran lemak hewan yang sudah terbakar. Mereka juga menemukan kalau lukisan dinding yang mereka temukan memiliki rentang waktu pembuatan yang sangat bervariasi. Selain lukisan dinding berusia 5 ribu tahun yang berasal dari Botswana, Bonneau dan rekan-rekannya juga mengidentifikasi lukisan dinding yang baru dibuat 150 tahun lalu.
