HarianBernas.com – Sejauh ini Bumi menjadi satu-satunya benda langit penghuni Tata Surya yang memiliki kehidupan di dalamnya. Namun menurut NASA, nampaknya ada juga benda langit lain di Tata Surya yang juga memiliki makhluk hidup. Bukan di planet-planet yang menyusun Tata Surya. Melainkan pada satelit yang mengorbit di dekatnya.
Satelit yang dimaksud adalah Europa dan Enceladus. Jika satelit pertama mengorbit di sekeliling Yupiter, maka satelit yang kedua termasuk dalam rangkaian satelit milik Saturnus. Tim peneliti NASA bahkan menyatakan kalau Enceladus memiliki semua unsur-unsur kunci yang dibutuhkan oleh suatu planet untuk menunjang kehidupan.
Klaim kalau Enceladus mungkin memiliki kehidupan di dalamnya diambil dari hasil pengamatan memakai wahana luar angkasa Cassini. Dengan menggunakan spektrometer massa, Cassini dilaporkan mendeteksi keberadaan molekul-molekul hidrogen dalam jumlah melimpah di permukaan es Enceladus.
Para ilmuwan NASA percaya jika hidrogen yang ada di Enceladus berasal dari reaksi hidrotermal antara perairan laut Enceladus dan permukaan batuannya. Jika kenyataan di lapangan memang demikian adanya, maka senyawa kimia metana yang krusial bagi kehidupan dapat terbentuk di dalamnya.
Secara terpisah, wahana teleskop luar angkasa Hubble berhasil mendeteksi adanya air yang menyembur dari permukaan Europa yang bersuhu hangat. Sebelumnya di lokasi yang sama, NASA juga sempat mendeteksi fenomena serupa. Ditemukannya air di satelit berpermukaan es tersebut dianggap penting mengingat air merupakan salah satu komponen terpenting bagi makhluk hidup. Tahun 2022 nanti, NASA berniat meluncurkan wahana Europa Clipper untuk meneliti Europa lebih jauh.
