HarianBernas.com – Sebanyak dua orang ditangkap oleh polisi Swedia pasca insiden truk maut yang terjadi di tengah-tengah kota Stockholm. Orang pertama ditangkap 25 mil di sebelah utara lokasi kejadian setelah mencoba melarikan diri usai melakukan penabrakan. Sementara satu orang lainnya ditangkap karena dianggap memiliki kaitan dengan pelaku penabrakan.
Menurut tabloid Aftonbladet yang berbasis di Swedia, pelaku penabrakan adalah pria keturunan Uzbekistan yang berusia 39 tahun. Ia ditangkap setelah mobil van putih yang dikendarainya dikejar oleh belasan mobil polisi. Sebelum melakukan serangan, pria tersebut diketahui sempat menyatakan dukungannya kepada ISIS di akun Facebook miliknya.
Polisi juga melakukan pemeriksaan pada truk yang digunakan oleh sang pelaku untuk menjalankan aksinya. Hasilnya, mereka menemukan bom rakitan di dalam truk. Tidak diketahui akan digunakan untuk apa bom tersebut karena pelaku langsung melarikan diri dan meninggalkan bom tadi usai melakukan penabrakan.
Menurut laporan televisi lokal, sejumlah kereta dorong bayi terlihat beterbangan usai ditabrak oleh truk yang melaju kencang. Turis Australia yang bernama Glen Foran mengaku kalau ia juga sempat melihat sebuah kereta dorong dengan bayi di dalamnya hancur terlindas truk. Penabrakan membabi buta ini baru berhenti setelah truk menabrak dinding toko. Akibat insiden ini, setidaknya 4 orang tewas dan 15 lainnya mengalami luka-luka.
