HarianBernas.com – AS menunjukkan keseriusannya terhadap Korea Utara. Kepada Reuters, pejabat AS mengumumkan kalau armada laut yang dipimpin oleh kapal induk USS Carl Vinson sudah dikirim ke Semenanjung Korea. Menurut Admiral Harry Harris, armada yang sama berangkat dari Singapura pada hari Sabtu (8/4/2017).
Armada tersebut awalnya direncanakan untuk bertolak ke Australia. Namun belakangan muncul perintah baru dari Komando Pasifik AS dan sekarang armada tersebut dialihkan ke Semenanjung Korea. Menurut Komodor Dave Benham, pengalihan armada pimpinan kapal induk USS Carl Vinson ke utara dimaksudkan untuk menjaga keberadaan dan kesiapan di Pasifik Barat.
?Ancaman nomor satu di kawasan ini masih tetap Korea Utara, sebagai akibat dari program pengujian misil dan upayanya mendapatkan kapabilitas senjata nuklir secara gegabah, tak bertanggung jawab, dan membahayakan stabilitas,? tambah Benham.
Korea Utara selama dua bulan terakhir kian sering melakukan uji coba peluncuran misil di lepas pantainya. Tanggal 5 April lalu, Korea Utara bahkan sempat meluncurkan misil ke Laut Jepang. Peluncuran tersebut terjadi menjelang pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping. Namun menurut militer AS, misil tadi mengalami gangguan di udara dan akhirnya jatuh ke laut sesudah terbang menempuh jarak 40 mil.
