HarianBernas.com – Kuncoro Yekti, SE dalam kehidupan selalu berprinsip untuk selalu melakukan upaya yang terbaik guna membahagiakan orang-orang yang dicintainya, yaitu kedua orangtua dan keluarga saya. Titik balik kehidupannya terjadi pada tahun 2013 yang lalu manakala ia memiliki keinginan untuk merintis bisnis kembali.
?Sebelumnya, saya pernah mengalami kebangrutan dlm bisnis sebanyak empat (4) kali. Saya telah mengkalkulasi berapa anggaran yang diperlukan untuk membangun bisnis. Saat itu, saya ternyata sama sekali tidak memiliki aset/modal sebesar itu. Akhirnya, saya tangguhkan keinginan untuk merintis dan membangun bisnis kembali. Hingga pada suatu saat, di mana kekuatan tekad dalam diri saya selalu mengatakan agar saya dapat memiliki bisnis di luar pekerjaan saya sebagai HRD Manager di sebuah perusahaan di Jakarta,? ungkapnya ke Harian Bernas (14/3).
Akhirnya, ia teringat pada proses-proses saat mencari pekerjaan dulu, yaitu menjalani proses wawancara kerja dan psycotest berkali-kali. Sampai akhirnya , ia berhasil mendapatkan pekerjaan. ?Pada saat psycotest dulu, saya selalu menanyakan kepada biro psycolog yang melakukan tes itu, apa yang menjadi kekuatan dari diri saya dan dari beberapa biro psycolog itu menyatakan bahwa saya memiliki kekuatan dalam memberikan motivasi,?tuturnya.
Mulai saat itu, ia mulai memberanikan diri untuk dapat menjadi seorang Motivator di perusahaan-perusahaan, instansi, dan kampus-kampus, hingga sekarang. Selain bekal dari biro psycolog itu, yang tak kalah penting dari itu semua adalah semua proses hidup yang berat yang telah dijalaninya saat menjadi “Pengacara? (Pengangguran Banyak Acara) selama 2 tahun dan mengalami kebangkrutan bisnis sebanyak 4 kali. ?Momentum inilah yang menjadi triger saya sehingga saya mau berbagi tentang proses kehidupan seperti apa yang selama ini saya alami, bagaimana saya harus ikhlas, harus bersabar, harus tahan uji, harus tahan banting, dan mau bangkit dari keterpurukkan,? ujarnya.
Pengusaha di bidang tours dan travels bernama KUN'S ini pun membagikan pengalaman unik di pekerjaan,misal saat beberapa kali, ia bekerja di sebuah perusahaan dan memiliki atasan yang tidak memiliki integritas dan komitmen. Baginya, itu menjadi hal yang sangat menyiksa dan mengesalkan. Untuk alasan terus menekuni bidang profesinya sampai sekarang, ia menjawab bahwa ini menjadi kehendak Tuhan. ?Sampai sekarang pun, saya masih bertanya-tanya mengapa menjadi motivator? Kenapa tidak profesi lain? Ya, mungkin ini sudah menjadi kehendak Tuhan YME. Ya saya jalani saja sebaik-baiknya dengan diniati karena Tuhan YME dan berbagi pengalaman hidup,? imbuhnya.
Owner KUN'S WILLPOWER INDONESIA ini pun memaparkan tentang permasalahan yang sering dihadapi dalam bidang pekerjaannya. ?Dalam hidup ini, saya mempunyai prinsip hidup bahwa kalau menjalani hidup itu janganlah kita membuat masalah. Untuk apa kita buat masalah karena permasalahan itu akan datang dalam kehidupan kita dengan sendirinya. Tapi suatu saat, jika masalah itu datang dalam kehidupan kita, ya hadapi saja hingga masalah itu dapat kita selesaikan. Menyelesaikan masalah dengan hati dingin dan akal yang sehat tentunya. Untuk tantangan apa di depan saya, suatu saat nanti seperti apa, saya tidak tahu. Tetapi yang penting adalah dalam hidup, saya harus bisa mempersiapkan diri untuk dapat menghadapi tantangan yang ada di masa depan nantinya dengan sebaik-baiknya,? paparnya.
Alumnus Universitas Pancasila ini pun menerangkan bahwa bidang yang ditekuninya ini penting dibagikan dan dilakukan kepada masyarakat. ?Motivasi itu sangat penting dibagikan/disharingkan kepada masyarakat Indonesia. Tidak hanya sesekali, tetapi harus dengan kontinyu dan berkesinambungan, misal setiap seminggu sekali, sebulan sekali, atau paling lama 3 bulan sekali. Jika ingin melihat hasinya/ dampaknya/ efektivitasnya kepada produktivitas kerja dan usaha SDM Indonesia. Terus terang, saya memiliki obsesi terbesar dalam hidup saya, yaitu saya ingin mewujudkan Indonesia menjadi negara Super Power selanjutnya melalui seminar motivasi yang saya sharingkan kepada masyarakat sehingga produktivitas kerja dan usaha SDM Indonesia itu dapat meningkat tajam dan relatif stabil,? terangnya.
Sarjana Ekonomi ini pun tak lupa membagikan inspirasi dan saran kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. ?Jangan pernah merasa takut menghadapi kegagalan/ kemiskinan/ kebangkrutan karena semua itu sebenarnya adalah proses belajar yang harus kita lalui agar kita dapat menjadi Orang Hebat di masa depan. Yakini saja 1 trilyun % jika dalam hidup ini kita mendapatkan cobaan yang begitu berat, yakini saja (Ini adalah pengalaman saya) bahwa kita dapat lalui itu semua dan Tuhan YME akan memberikan ganti yang lebih dahsyat nikmatnya dari penderitaan yg selama ini kita rasakan. Percayalah. Untuk saran, selalu berdoa, selalu bersyukur, selalu antusias, pantang menyerah, gagal bangkitlah lagi, gagal bangkitlah lagi, dan gagal bangkitlah lagi,? katanya.
Untuk menjalani bidang pekerjaannya saat ini, ia memiliki motto tersendiri, yaitu Siapkanlah Diri Kita untuk Dapat Menerima Diri Kita Menjadi Orang Gagal atau Orang Sukses Nantinya.?Terpenting dari itu semua adalah kita sudah melakukan upaya yang terbaik dalam rangka menjalani proses mencapai sebuah keberhasilan.Sesungguhnya orang sukses itu tidak diukur dari hasil apa yang kita sudah miliki, tetapi yg lebih dahsyat dari itu adalah sepanjang hidup kita, kita selalu mengisinya dengan hal-hal produktif dan selalu mengupayakan yg terbaik,” bebernya.
Pengagum sosok Dahlan Iskan ini membocorkan tentang projectnya dalam waktu dekat dan impiannya.?Memberikan sharing motivasi kepada lebih banyak lagi masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya. Untuk impian ke depan, ingin membahagiakan orang tua, keluarga, masyarakat Indonesia, dan dunia,? pungkasnya.
