HarianBernas.com-Entrepreneur Club Indonesia (ECI) adalah networking yang terdiri atas pemilik bisnis, edukator, BOD, profesional, dan penggiat entrepreneurship. Berdiri sejak 2014 dalam bentuk grup whats App oleh Pinpin Bhaktiar berdasarkan spontanitas dan keisengannya. Awalnya grup dinamakan My Friend dengan tujuan untuk bisa menjaga silaturahmi dengan kawan-kawan dari berbagai jenjang pendidikan dan pelatihan. Lalu, grup kedua bernama Developer Club dengan tujuan mengembangkan jejaring kepada para developer properti yang nantinya akan jadi responden penelitian doktoralnya pinpin. Setelah sekian kali berganti nama lalu akhirnya menjadi ECI.
Saat ini, networking ECI sudah berkisar 600 pribadi. Beberapa kali ECI melakukan kopi darat yang berbentuk seminar-seminar yang tematik dan ramah tamah. Uniknya beberapa kali kopi darat terselenggara atas ide spontan beberapa tokoh dalam network ECI. Profesor Roy Sembel Dean IPMI Business school menyatakan networking didalam ECI berhasil membangun knowledge, skills, attitude, network, dan net worth bagi para Entrepreneur. Lebih jauh lagi Mustofa Romloni presiden TDA yang merupakan komunitas entrepreneur terbesar di Indonesia menyatakan ECI bagus banget untuk sarana silaturahmi dan bersinergi.
80 persen network ECI adalah para pemilik bisnis atau entrepreneur, dan 20 persennya adalah para tokoh yang terdiri para penggiat entrepreneurship, para pemimpin komunitas, pemimpin asosiasi, pemimpin kampus dan pemerintahan. Sunil Tolani yang merupakan CEO sebuah startup bernama IDAFF menggambarkan ECI merupakan networking yang terkelola baik, nyaman, informatif, edukatif, dan menghadirkan persahabatan. “ECI menjadi tempat networking yang keren banget. Bro Pinpin dan ECI nya telah menjadi jembatan kolaborasi bagi banyak orang. Bravo!” Ucap Yasa Singgih presiden Men's Republik. Hendy Setiono, founder Baba Rafi Enterprise menggambarkan ECI sebagai komunitas bisnis terpadu, yang memberikan manfaat networking, knowledge, dan persahabatan dalam satu wadah. “Saya bersyukur bisa bergabung dalam komunitas ini” ucapnya
Pinpin menyatakan kerinduannya kiranya ECI bisa menjadi bagian kecil atas pengembangan entrepreneurship di Indonesia dan hal itu sudah lebih dahulu dirintis oleh para tokoh, komunitas, asosiasi dan pemerintah. Diharapkan kedepannya lahir sinergi nasional untuk pengembangan entrepreneurship di Indonesia agar jadi ketangguhan bagi negara, masyarakat dan kehidupan sang entrepreneur itu sendiri. ECI adalah networking dalam semangat friendship, yang lebih mengedepankan semangat pertemanan ketimbang to the point urusan bisnis. Diharapkan nanti setelah pertemanan terbangun secara hangat dan tulus maka hubungan bisnis akan hadir secara alamiah. Oleh sebab itu, motto ECI adalah “ECI is nothing, but friendship is everything”
