HarianBernas.com – Jalan-jalan ke Jogja memang selalu menyenangkan. Tempat wisata yang menarik. Makanan khasnya semakin beraneka tapi tetap legendaris. Tapi apalah artinya jika Anda tidak mencoba kuliner khas Jogja.
1. Sate Petir dan Tongseng Petir Pak Nano
Petir yang satu ini tidak membunuh melainkan akan memanjakan lidah para penikmat kuliner pedas di Jogja. Kuliner Jogja tepatnya di Jalan Lingkar Selatan Desa Tirtonimolo 90 Kabupaten Bantul, sangat bersahabat dengan kita semua. Meski Anda anti daging kambing, Anda akan suka hidangan disini.
2. Sate Klathak Pak Bari
Lokasi sate Klathak terletak di dalam pasar Imogiri, tepatnya sekitar 4,5 km dari ring road selatan menuju arah pemakaman raja di Imogiri. Olahan sate klatak hanya diberi bumbu garam saja, tapi tetap tersaji lembut sate yang empuk dengan aroma kambing yang nikmat dan rasa asli dari daging segar lalu dibakar menggunakan arang.
3. Sambal Welut Pak Sabar
Banyak pengunjung yang datang rombongan untuk menuju warung yang terletak di sekitar Jl. Imogiri Barat Km. 4 Karena sambel cabe hijau dan welut sangat lezat, menggugah selera dan sangat cocok disantap bersama berbagai lauk pauk yang disediakan.
4. Mangut Lele dan Gudeg Nggeneng Mbah Marto
Keunikan warung ini adalah makanan yang dijual disajikan langsung di dapur khas Jawa. Kompor yang digunakan masih berupa tungku dari batu bata dengan bahan bakar kayu bakar dan sabut kelapa. Warung ini terkenal dengan gudeg yang disajikan dengan lele asap
Lokasi warung makan Gudeg Mangut Lele Mbah Marto Nggeneng berada di alamat Dusun Nengahan Sewon Bantul.
5. Bakmi Harjo Geno
Kualitas rasa yang terus dijaga dan tidak pernah mengurangi takaran bumbu dan selalu menggunakan telur bebek. Untuk kaldu terbuat dari rebusan potongan ayam kampung betina. Untuk menciptakan rasa olahan ada tambahan udang sebagai pelengkap kaldu. Cita rasa istimewa dari depan Pasar Prawirotaman.
6. Ayam Goreng Mbah Cemplung
Ayam goreng sangat gurih merasuk ke bagian dalam dari ayam. Ditambah dengan tingkat kematangan ayam ini terbilang sempurna. Menu rumahan ayam goreng yang diolah dengan tangan yang tepat. Warung ini terletak di Sembungan Kasiha Bantul.
7. Jejamuran Resto
Jejamuran Resto telah terintegrasi dengan perkebunan jamur dan konsultan budidaya jamur, jadi jangan khawatir dengan pilihan jamur yang disediakan, pasti layak makan dan bergizi. Jejamuran beralamat di Niron Pandowoharjo Sleman.
8. Entok Slenget Kang Tanir
Warung ini berada di Randusongo kelurahan Donokerto kecamatan Turi. Slenget yang dimaksud disini merujuk pada cabai yang dicampur dengan semur entoknya. Supaya rasa pedas terasa lebih lama di mulut, Kang Tanir menambahkan merica supaya hangat dibadan.
9. Gudeg Pawon
Meski buka pada jam 10 malam, para pecinta gudeg sudah antri setengah jam sebelumnya. Karena rasa gudeg yang otentik sehingga selalu jadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung dalam kota maupun luar kota. Buktinya, gudeg yang terjual sudah habis dalam waktu 1 sampai 1,5 jam saja. Jadi, datanglah sebelum jam setengah 10 ke Jl. Janturan 36-38, Warungboto, Yogyakarta.
10. Bakmi Mbah Hadi
Warung bakmi jawa yang lebih eksklusif tampilannya, karena memang terletak di dalam area pom bensin Terban. Pemakaian telur bebek membuat kuah terasa istimewa. Saru hal lagi yang menarik adalah tekstur bakminya yang kenyal dan besar.
11. Angkringan Nganggo Suwe
Angkringan yang terletak di Jl. Pramuka 106 Giwangan, Jogja ini memang sangat terkenal. Ada tiga menu yang konon diandalkan di angkringan ini, yaitu sego sambel welut, wedang jahe asem dan tentu nasi bakar. Nasi bakar ini dibungkus dengan daun pisang, yang membuat nasinya terasa wangi. Dan daun kemangi yang diletakan di dalam bersama dengan nasi dan ikan asin.
