YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Di kawasan Kebon Ndalem, Situs Pusaka Benteng Cepuri Kotagede, digelar untuk pertama kalinya Peken Klangenan Kotagede. Pasar yang menyajikan jajanan tradisional dan aktivitas seni ini direncanakan hadir seminggu sekali.
Ketua panitia Awang Kagunan dalam pembukaan Peken Klangenan Kotagede, Sabtu (31/5/2025) mengatakan, acara ini dipersiapkan selama kurang dari tiga bulan, sekitar seminggu sebelum puasa 2025. Ingin agar acara peken yang artinya pasar ini menjadi tujuan wisata baru, melengkapi kawasan wisata Kotagede yang sudah ada, seperti Makam Kotagede.
“Awalnya pengennya bikin di Jalan Nyi Pembayun, tapi lalu ada tawaran di sini, dan karena tempatnya ini kebun yang luar biasa, kita pilih di sini, karena kita semua bisa melihat keindahan kebun,” kata dia.
Baca juga: Pasar Keroncong Kotagede 2022 Digelar Secara Lesehan
Ia berharap Pasar Klangenan Kotagede bisa menjadi tempat yang merangkai unsur sejarah, seni, budaya, dan kearifan lokal, dengan banyak orang yang terlibat di dalamnya. Pasar tradisional yang ada menurut dia menyajikan banyak sajian kuliner yang menarik.
“Mengingat pasar-pasar [klangenan/nostalgia] di tempat lain itu bukanya sebulan sekali atau sebulan dua kali, kami ingin [Peken Klangenan Kotagede] tiap Minggu ada,” imbuh dia.
Baca juga: Pasar Keroncong Kotagede Digelar Lagi Akhir Pekan Ini, Luring
Seniman lukis Nasirun hadir membuka acara ini dengan memukul kentongan dan membuat lukisan kaligrafi Arab bertuliskan Bismillah. Ia mengatakan, Peken Klangenan Kotagede pertama ini penting digelar sebab Kotagede memiliki sejarah yang panjang di Yogyakarta.
“Semoga sukses,” pesannya singkat.
Acara ini digelar Sabtu dan Minggu, pukul 08:00 hingga 17:00. Selain dimeriahkan dengan penampilan kesenian, di acara ini juga terdapat acara menarik lain seperti workshop membatik hingga layanan baca garis tangan. (den)
