HarianBernas.com ? Predikat sebagai kota wisata yang disandang Jogja disertai pula dengan predikat sebagai kota kuliner. Berbagai jenis makanan yang memanjakan lidah, baik yang modern ataupun tradisional memang bisa ditemukan di kota ini.
Berikut ini adalah lima tempat makan yang paling kondang di sekitar Jogja. Makanan yang dipilih HarianBernas.com berikut ini adalah makanan dengan citarasa tradisional, yang sulit dicari gantinya di tempat lain.
1. Sate Klathak Pak Pong
Sate klathak adalah salah satu jenis sate yang banyak diminati di Jogja. Sate Klathak Pak Pong adalah salah satu dari kuliner khas Jogja yang terkenal karena mempunyai citarasa yang unik dibandingkan penjual sate lainnya. Rahasia rasa bumbu sate dari Sate Klathak Pak Pong adalah proporsi yang pas dari gabungan garam, merica, dan kecap.
Sate Klatak Pak Pong berlokasi di jalan Imogiri Timur km 7, buka setiap hari pada saat sore hingga malam hari. Untuk dapat menikmati satu porsi sate klatak yang terdiri dari dua tusuk jeruji roda sepeda, Anda perlu merogoh kocek Rp 25 ribu.
Pengunjung juga bisa pesan menu lainnya seperti tongseng (Rp 20 ribu), kicik balung (Rp 20 ribu), dan gulai (Rp 10 ribu).
2.Angkringan Lik Man
Angkringan Lik Man adalah salah satu dari berbagai banyaknya angkringan di Jogja yang populer. Letaknya yang strategis di pusat Jogja dan cara penyajian yang sangat khas, serta harganya yang cukup terjangkau membuat tempat ini padat pengunjung tiap malam.
Tak sekedar tempat makan, angkringan sebenarnya adalah tempat biasa digunakan warga untuk ngangkring, sekedar ngobrol bersama teman, ditemani secangkir kopi dan gorengan. Kopi Joss dalah minuman favorit disini, berupa kopi yang disajikan panas dengan diberi arang.
Berbagai makanan juga disediakan, ada sego kucing dengan lauk oseng tempe dan sambal teri. Ada pula jadah, makanan dari ketan yang berasa gurih dan sangat enak bila dibakar terlebih dahulu. Bila Anda tertarik untuk mengunjungi angkringan ini, bisa mendatangi jawasan jalan di sisi utara Stasiun Tugu, Jogja. Angkringan Lim Man terletak di jalan satu arah ini.
3. Oseng Mercon Bu Narti
Oseng Mercon Bu Narti yang beralamatkan di Gang Purwodiningratan, Jalan KH Ahmad Dahlan Yogya, sangat populer di kalangan para pencinta oseng-oseng mercon Jogja. Oseng mercon adalah makanan super pedas yang berisi daging, lemak, tulang muda, atau kikil (kulit) sapi dicampur dengan cabe rawit cukup banyak. Ini bisa menggoyang lidah para pencinta makanan pedas.
Di warung Bu Narti, terdapat juga beberapa menu makanan lainnya seperti babat, ampela, bebek, burung dara, dan lele goreng untuk menangkal pedas. Di sini disajikan pula berbagai minuman untuk meredakan pedas seusai berkeringan kepedasan.
4. Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo
Anda yang menggemari sayuran, harus mencoba warung Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo, yang menjual nasi pecel dengan sajian yang sangat khas. Berbagai jenis sayuran seperti kacang panjang, bayam, tauge, dan kangkung yang disiram saus kacang ada dalam sepiring Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo ini.
Bumbu atau saus kacang yang dipakai di Sego Pecel (SGPC) Bu Wiryo terkenal enaknya. Beberapa lauk pauk tambahan seperti kerupuk gendar, telur ceplok, kerupuk aci, tempe, tahu, dan bakwan goring akan menambah selera makan anda. Warung nasi pecel yang berdiri sejak 1959 ini berada di sekitar kampus UGM, di area Selokan Mataram.
5. Bakmi Mbah Mo
Ini adalah satu lagi tempat makan di Jogja yang wajib untuk dikunjungi, yakni Bakmi Mbah Mo. Warung Bakmi Jawa ini sangat populer karena banyaknya para pejabat dari luar kota yang datang ke warung yang buka mulai dari jam 5 sore hingga jam 11 malam ini.
Menu bakmi goreng, bakmi nyemek, dan bakmi godok bisa dinikmati di sini. Ada juga tambahan lauk seperti paha ayam, sayap ayam, brutu dan ati ampela untuk menambah kenikmatan bersantap kita. Untuk dapat menikmati sajian khas di Bakmi Mbah Mo ini Anda tinggal datang ke kawsan Desa Code, Bantul, Yogyakarta.
Untuk menuju ke sana, anda dapat melewati Jl Parangtritis ke arah selatan, sampai tiba di perempatan Manding. Dari perempatan tersebut, Anda berbelok ke kanan (ke arah barat) sampai di perempatan jalan lingkar luar Bantul. Setelah itu Anda harus berbelok ke arah utara hingga sampai di Desa Code. Setelah memasuki desa ini, tinggal menemukan papan petunjuk ke arah warung bakmi yang legendaris ini.
