JOGJA, HarianBernas.com ? Hujan sudah turun di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bagian utara, 10 hari terakhir ini, namun wilayah selatan sama sekali belum kebagian hujan. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta memperkirakan, baru pada Desember mendatang hujan akan turun merata.
?Sekarang masih pancaroba,? kata Koordinator Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Joko Budiono di Stasiun Klimatologi BMKG Yogyakarta, Selasa (17/11).
Menurutnya, BMKG terus melakukan pemantauan curah hujan per 10 hari atau disebut dasarian. BMKG menyatakan saat ini DIY masih pancaroba, karena curah hujan masih kurang dari 50 mm dalam satu dasarian. Wilayah DIY akan memasuki musim penghujan ketika hujan merata di seluruh wilayah dengan curah hujan di atas 50 mm per dasarian, diperkirakan pada Desember nanti.
?Mundur satu bulan lebih dibandingkan kondisi normal. Musim hujan tahun ini mundur cukup lama dipicu El Nino,? kata dia.
BMKG memperkirakan puncak penghujan terjadi pada Januari-Februari mendatang. Sedangkan lama musim penghujan, apakah akan normal sampai April atau mundur seiring mundurnya penghujan, belum bisa diperkirakan.
Di musim pancaroba sekarang ini, Joko meminta masyarakat mewaspadai beberapa potensi bencana yang kerap muncul saat pancaroba. Antara lain hujan ekstrem, angin ribut dan sambaran petir. Meskipun sampai sekarang belum terdeteksi adanya gangguan cuaca jangka pendek yang bisa mengubah kondisi cuaca secara ekstrem, BMKG tetap meminta masyarakat waspada.
Wisatawan naik perahu katamaran di GL Zoo Jogja saat hujan. (Foto: Firstanto Didik A/HarianBernas.com)
