JAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah konkret untuk mendorong produk ekonomi kreatif (ekraf) menembus pasar internasional. Salah satunya melalui pameran di Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Milan, Italia, pada 1–30 Juni 2026.
Langkah ini dibahas dalam pertemuan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dengan Duta Besar RI untuk Italia Junimart Girsang di Milan, Senin (11/5) waktu setempat.
Rano menegaskan, kerja sama dengan kota-kota global seperti Milan penting untuk memperluas pasar produk kreatif Jakarta, sekaligus memperkuat posisi ibu kota sebagai kota global.
Baca Juga : Tinjau Museum Wayang, Wagub DKI Rano Karno Ajak Pelajar Berwisata Edukasi
“Ke depan Jakarta akan lebih agresif membuka kerja sama internasional, termasuk dengan kota-kota strategis di Italia,” kata Rano.
Milan dipilih karena merupakan salah satu pusat fesyen dan ekonomi kreatif dunia. Kota ini dinilai punya ekosistem kuat untuk memperkenalkan produk desain, kriya, hingga budaya ke pasar Eropa.
Melalui pameran di ITPC Milan, berbagai produk khas Jakarta akan ditampilkan, mulai dari fesyen Betawi seperti kebaya encim dan batik Betawi, aksesori, produk kriya, hingga makanan ringan tradisional.
Dubes RI untuk Italia, Junimart Girsang, mendorong Pemprov DKI memanfaatkan fasilitas ITPC Milan sebagai pintu masuk ke pasar Eropa.
Baca Juga : Basri Baco: Bapera Buka Peluang Kerja Sama dengan BIN, MKGR Fokus Penguatan UMKM
“Silakan produk Jakarta dipamerkan di sini agar dikenal lebih luas di Italia dan Eropa,” ujarnya.
Menurut Rano, pameran ini bukan sekadar ajang promosi, tetapi bagian dari strategi besar agar produk lokal Jakarta bisa naik kelas dan bersaing di pasar global.
“Produk kreatif Jakarta harus berani masuk rantai pasar internasional. Tugas pemerintah membuka jalannya,” kata dia.
Pameran di Milan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta, sekaligus langkah menuju target Jakarta sebagai kota global pada 2030.
