KEBUMEN,HarianBernas.com – Hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir, hari Minggu (29/11) sore hingga petang menyebabkan belasan pohon tumbang. Delapan pohon diantaranya menimpa 2 rumah.
Pohon roboh paling banyak terjadi di Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Kebumen, Kebumen. Delapan batang pohon albasia miolk Aris (37), yang ditanam 4 tahun lalu di pematang sawah, akarnya tidak kuat menahan terpaan angin kencang, hingga roboh menimpa 2 rumah. Rumah yang mengalami rusak sedang karena tertimpa pohon, milik Nasihin (56) dan Syiam (54). Kedelapan pohon menyebabkan rusak di bagian atap 2 rumah itu.
Hari Senin (30/11), petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kebumen, bersama anggota Satpol Pol PP Kebumen dan anggota Korami Kodim 0709 Kebumen, bersama warga gotong royong mengevakuasi bagian pohon yang menimpa 2 rumah di Kampung Prumpung Bumirejo. Mereka juga memperbaiki bagian rumah yang rusak, seperti mengganti genteng yang pecah.
Akibat tumbangnya 8 pohon, yang dirugikan tidak hanya pemilik 2 rumah. Pemilik pohon juga mengaku rugi. Karena sebelum pohon itu roboh, sudah ada pedagang kayu yang menawar 8 pohon dengan harga Rp 6 juta. Setelah pohon roboh, pedagang kayu yang mengetahui paling awal, hanya menawar Rp 4 juta. Uang Rp 4 juta hanya cukup untuk membantu perbaikan rumah. ? Ibarat ayam, pohon yang sudah roboh, sudah sakit harganya turun, ? kata Tomo (36), pedagang kayu pembeli pohon milik Aris.
