INDRALAYA, HarianBernas.com – Angin puting beliung yang melanda Desa Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, telah memakan korban.
Akibat angin puting beliung ini, Berliansyah (8) tidak bisa bersekolah sebab kakinya patah tertimpa dinding rumahnya yang roboh. Berliansyah merupakan anak dari Alimudin dan Marleni.
“Sakit pak, kalau bergerak,” rintihnya menahan sakit, pada Senin (25/1).
Berliansyah menangis seharian, bukan karena rasa sakit di kakinya. Namun, karena ia tidak bisa bersekolah seperti sedia kala.
“Dia sempat ingin bersekolah dan menangis saat dia tak boleh sekolah dulu karena kakinya yang patah harus dirawat,” ujar Marleni, ibu Berliansyah.
Akibat rumahnya yang ambruk, Berliansyah dan keluarga harus menumpang di rumah kerabatnya.
Sebelumnya, terdapat 11 rumah ambruk akibat diterjang angin puting beliung pada Minggu (24/1).
