TAIWAN, HarianBernas.com – Di saat warga tengah menyambut Imlek, Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang menghantam Tainan, Taiwan Selatan. Gempa tersebut telah meluluhlantakkan bangunan-bangunan pencakar langit dan menewaskan sekitar 3 orang pada Sabtu (6/2) dini hari.
Beberapa tim penyelamat telah dikerahkan dan kini telah menyelamatkan para korban yang terperangkap reruntuhan gedung. Hingga berita ini diturunkan, sekitar 220 orang berhasil diselamatkan. Akan tetapi, 23 di antaranya luka-luka dan 3 orang yang tertimpa rumah susun yang rubuh tidak berhasil diselamatkan, salah satu korban tewas tersebut adalah bayi.
Emma, salah seorang warga mengaku takut akan adanya gempa susulan.
?Saya merasakan getarannya, mengerikan,? ujarnya.
Sedangkan, Irving Chu seorang warga yang kala itu berada di dalam sebuah hostel di tengah Kota Tainan mengungkapkan bahwa guncangan itu terasa cukup keras.
?Getarannya begitu dahsyat. Seluruh kamar bergetar. Kami kemudian berpegangan pada benda-benda sekitar,? ujar Chu.
Tak hanya di Tainan, gempa tersebut juga dirasakan warga Taipei, yang berjarak 300 kilometer. Sejak itu, ada sejumlah getaran susulan.
Bencana gempa beberapa kali terjadi di Taiwan. Pada 1999, gempa berkekuatan 7,6 pada skala Richter yang berpusat di Taiwan bagian tengah menewaskan lebih dari 2.300 orang.
