JAKARTA, HarianBernas.com – Akibat gempa yang melanda Taiwan pada Sabtu (6/2) lalu, sebanyak sepuluh warga negara Indonesia yang berada di Taiwan mengalami luka ringan. Hal ini dikatakan oleh Retno Marsudi, Menteri Luar Negeri.
“Kemarin ada tujuh (korban WNI), dan pagi ini saya dapat informasi lagi ada tiga warga negara Indonesia yang menderita luka ringan,” kata Retno di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu (10/2).
Terkait data WNI yang menjadi korban gempa, Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) akan melakukan penyisiran dan koordinasi dengan kementerian.
“Jadi setiap hari 3-4 kali saya mendapatkan update berhubungan dengan posko kita yang ada di Tainan,” ujarnya.
Posko KDEI Peduli sudah dibuka di Tainan, dengan alamat Hua Street No 42-2, North District, Tainan City. WNI dapat menghubungi +886973947516.
Akibat gempa ini, terdapat sedikitnya 14 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka. Hal ini berdasarkan data dari Badan Bencana Alam Taiwan (TDA).
Sekitar 230.000 WNI berada di Taiwan, dan 17.000 diantaranya adalah TKI. Sisanya merupakan pelajar atau yang lain.
