BANGKOK,HarianBernas.com–Setelah melewati semifinal melawan juara dunia asal Korea, Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol, pasangan Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pun menang dengan susah payah dalam waktu 46 menit dengan skor 21-15, 13-21, 21-18, Jumat (12/2) malam. Namun perjuangan pasangan Indonesia tersebut untuk meraih juara pun tak mudah, karena di final mereka kembali berhadapan dengan pasangan Korea lainnya, Kim Gi Jung/Kim Sa Rang (Korea), Sabtu (13/2) malam. Dan ternyata, pasangan kuat Indonesia tersebut kembali menunjukkan taringnya dengan kemenangan 12-21-, 21-15, 21-12 di final dan meraih juara.
Dengan demikian, meski dikeroyok pasangan Korea, ganda putra terbaik kedua dunia itu berhasil menunjukkan penampilan terbaiknya sehingga meraih juara. Kemenangan ini sekaligus menambah keunggulan Hendra/Ahsan atas Kim Gi/Kim Sa menjadi 6-2.
Laga kedua ganda putra tersebut merupakan laga final yang ideal. Betapa tidak, pasangan Hendra/Ahsan merupakan unggulan pertama yang paling dijagokan di kejuaraan tersebut, sementara pasangan Kim/Kim berada di urutan kedua di daftar unggulan. Sehingga tidak mengherankan laga kedua pasangan ini berlangsung seru dan menegangkan.
Pada game pertama, pasangan Hendra/Ahsan seperti , belum ?panas?, sementara sang lawan, Kim/Kim, justru langsung in. Akibatnya, Hendra/Ahsan sering mati langkah dalam mengambil bola-bola yang jatuh di depan net. Bahkan Hendra/Ahsan sempat membuat para endukung setianya berdebar-debar karena kalah di game pertama dengan skor 12-21.
Seolah ingin memulihkan jatung pendukung yang berdebar-debar di game pertama, Hendra/Ahsan langsung berupaya mengendalikan permainan di babak kedua. Bahkan mereka tak membiarkan Kim/Kim untuk mengembangkan permainan. Usaha pasangan terbaik Indonesia ini pun berhasil. Serangan-serangan mereka seringkali gagal dikembalikan oleh Kim/Kim. Dengan demikian, di game kedua, Hendra/Ahsan langsung unggul jauh 12-7 dan menang 21-15.
Merasa sudah di atas angin, di game penentuan, Hendra/Ahsan tampil gila-gilaan. Pasangan Korea Kim/Kim pun tak berkutik. Bahkan mereka sempat tertinggal jauh 4-13. Dan karena sulit mengejar ketertinggalan, pasangan Koera ini malah grogi dengan membuat kesalahan beruntun. Kim/Kim pun akhirnya menyerah 12-21. Gelar juara Thailand Masters 2016 pun menjadi milik Hendra/Ahsan.
Ahsan pun merasa bersyukur atas keberhasilan itu. Prestasi ini menjadi langkah awal mereka untuk meraih prestasi berikutnya di ajang berbeda di tahun 2016. “Saya mengucap syukur alhamdulillah karena kami dapat memulai tahun ini dengan bagus yaitu juara di Thailand Masters,” kata Ahsan.
