YOGYAKARTA, HarianBernas.com – Pergelaran Sendratari Ramayana dan Tari Nusantara yang dibawakan secara kolosal oleh para penari, menandai perayaan Tawur Agung Kesanga dalam rangkaian peringatan Hari Raya Nyepi 2016, bertempat di Pelataran Candi Prambanan pada Selasa (8/3) siang.
Tawur Agung Kesanga dihadiri 20 ribu umat Hindu dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Menteri Agama Lukman Hakim Saefudin mengapresiasi tema besar perayaan Nyepi tahun ini, yaitu Keberagaman Perekat Persatuan yang sangat sesuai dengan kemajemukan bangsa Indonesia.
?Bangsa kita kaya keberagaman suku, ras, agama, budaya sehingga perlu ikatan persatuan yang kokoh sehingga bisa hidup rukun, damai penuh toleransi?, kata Menteri Agama.
Ia juga berharap, bisa menjadi inspirasi bagi umat Hindu di tanah air dalam memelihara keragaman untuk mewujudkan kebahagiaan, serta kesejahteraan bagi bangsa.
Sedangkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutan selamat datang mengajak umat Hindu agar lebih peduli terhadap sesama maupun terhadap berbagai persoalan sosial yang terjadi.
?Masih ada saudara kita yang kurang mampu, maka harus kita bantu, ada saudara kita yang pahamnya (radikal-red) salah kita ajak rembugan?, ungkap Ganjar.
