HarianBernas – Kabar gembira bagi pengguna BlackBerry Priv rencananya di awal bulan Mei, smartphone ini akan update ke Android Marshmallow. Smartphone Android pertama dari BlackBerry yang hadir pada akhir 2015 ini telah banyak ditunggu oleh penggunanya.
Sistem operasi BlackBerry Priv sementara ini masih memakai Android 5.0 Lollipop. Update Marshmallow juga telah banyak ditunggu oleh pengguna BlackBerry Priv dan disediakan di awal Mei mendatang yang dilansir Android Authority.
Tetapi BlackBerry sampai saat ini belum mengungkapkan modifikasi apa saja yang akan hadir melalui Marshmallow. Menurut kabar, update tersebut akan dapat menopang keamanan pada platform BlackBerry Priv. Kehadiran update ini diharapkan bakal memberikan dampak penjualan Priv yang lebih besar.
Menurut laporan kuartal keempat 2015, penjualan BlackBerry Priv masih tidak sesuai dengan harapan perusahaan. Dari jumlah penjualan yang ditargetkan, yaitu 850.000 unit, Priv hanya dapat terjual sebanyak 600.000 unit.
BlackBerry ternyata mempunyai masalah terkait pemasukan hasil penjualan produknya. Dari hasil fiskal kuartal keempat BlackBerry telah menunjukkan angka pertumbuhan di sektor perangkat lunak dan service yang menyelamatkan pendapatan perusahaan. Tetapi, pada fiskal kuartal terakhir BlackBerry menunjukkan angka penurunan pada sektor penjualan perangkat keras yang hanya dapat menjual 600 ribu unit.
Dilansir dari Forbes, Senin (4/4/16), walau BlackBerry masih memiliki kesempatan untuk penjualan Priv selama sisa pada 2016 ini, tetapi ketika melewatkan prediksi dari Wall Street dengan penjualan 850 ribu unit dan penurunan 14,3% pada penjualan di kuartal sebelumnya Blackberry dalam keadaan yang berbahaya.
Hal itu adalah tanda yang mengancam keselamatan departemen perangkat keras BlackBerry. Disamping itu CEO BlackBerry, John Chen sebelumnya juga pernah mengatakan, jika memang diperlukan, BlackBerry mau tidak mau harus menjual tiga juta handset agar dapat mencapai titik impas dan tentunya dapat menyelamatkan departemen hardware BlackBerry.
Namun sayangnya target yang telah dipasang tersebut sepertinya masih tidak akan menjadi kenyataan. Kemungkinan tahun ini penerus BlackBerry Priv juga masih menggunakan sistem operasi Android. Tapi nanti kedepannya akan membuat target ultra-kompetitif perangkat mid-range.
Tentu ini telah sangat dimaklumi Chen, jika pasar perangkat high-end tidak lagi menjadi tempat untuk BlackBerry bersaing. Walaupun begitu, Chen tidak menambahkan keterangan tambahan yang lebih spesifik.
Jika BlackBerry tetap tampil ngotot untuk bertahan dalam persaingan perangkat mid-range tertentu akan mengalami kesulitan. Karena pasar mid-range merupakan pasar yang sangat ketat dalam persaingan harga dan spesifikasi yang layak. Sementara itu BlackBerry Priv dianggap terlalu mahal untuk beberapa spesifikasi yang dapat ditemui pada smartphone dengan harga yang jauh lebih murah.
Kita lihat saja terobosan cepat apa yang harus segera dilakukan oleh Blackberry jika tidak ingin hilang dari peredaran dalam kompetisi dunia gadget
