TANJUNG PINANG, HarianBernas.com– KRI Oswald Siahaan (OWA-354) menangkap Kapal Gui Bei Yu 27088 asal Tiongkok yang diduga mencuri ikan di perairan Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (29/5).
Saat penangkapan berlangsung, Kapal China Coast Guard membayang-bayangi kapal TNI AL KRI OWA ini, Jumat (27/5). KRI OWA mengejar kapal Gui Bei Yu setelah ditengarai melakukan pencurian ikan di perairan Natuna. Delapan anak buah kapal Gui Bei Yu telah diamankan, terang Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama S Irawan, di Tanjungpinang.
Pada pukul 13.30 WIB, Irawan menceritakan awalnya KRI Oswald Siahaan-354 berjenis frigate yang berpatroli di perairan NKRI di Natuna, radarnya menangkap ada gerakan kapal asing. Selanjutnya, Komandan KRI Oswald Siahaan-354 Kolonel Laut (P) I Gung Putu Alit Jaya menugaskan perwira jaga KRI untuk mendekati kontak radar tersebut, kemudian di jarak 6 NM, dari kontak pengawas melaporkan ada kapal ikan dari teropong visual.
Secera mendadak, kapal ikan Tiongkok bernama Gui Bei Yu itu mengubah haluan dan menambah kecepatan setelah mengetahui kehadiran KRI Oswald Siahaan-354 pada jarak 5 NM. Perintah “peran tempur bahaya umum” diputuskan Kolonel Laut I Gung Putu Alit untuk kesiagaan personilnya.
Sesuai prosedur operasi, KRI OWA berupaya menghentikan kapal ikan tersebut, mulai dengan peringatan kontak radio, pengeras suara, dan tembakan peringatan ke udara, bahkan tembakan ke arah kanan dan kiri kapal.
Ketika tembakan peringatan kanan dan kiri haluan tidak diindahkan, kapal ikan itu melakukan gerakan zig zag. Akhirnya, tindakan paling keras dilaksanakan, yaitu tembakan ke anjungan.
Dia menegaskan kehadiran unsur-unsur KRI Koarmabar di perairan Natuna untuk mengamankan kedaulatan dan menegaskan kepada dunia bahwa wilayah Natuna menjadi bagian NKRI. Di samping itu, bertujuan untuk penegakan hukum di laut.
