YOGYAKARTA, HarianBernas.com– Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Yogyakarta mengkampanyekan makan ikan sebagai sumber protein bagi masyarakat untuk menggantikan daging sapi, Selasa (21/6).
“Masyarakat mulai sekarang sebaiknya beralih mengonsumsi ikan untuk asupan protein seiring masih tingginya harga daging sapi,” terang Kepala Subbidang Distribusi Pangan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan, Sumaryatin di Yogyakarta.
Daging ikan laut tidak kalah dengan daging sapi ataupun daging ayam untuk sumber protein. Ikan laut mengandung Omega 3 lebih tinggi dari daging sapi untuk merangsang pertumbuhan otak. Di bulan Ramadhan, ikan justru menjadi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan vitamin A dan B kompleks, terang Sumaryatin.
Persediaan ikan laut dan ikan tawar di DIY saat ini cukup berlimpah sehingga harganya relatif stabil dan tidak mengalami gejolak. Bandingkan dengan harga daging sapi saat ini yang mencapai Rp115.000/kg sampai Rp120.000/kg
Berpijak dari BKPP di lima pasar induk di lima kabupaten, harga ikan lele rata-rata Rp23.000 per kg, nila merah Rp32.400 per kg, dan ikan gurami Rp40.000 per kg.
Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY, Suwarman Partosuwiryo menegaskan Yogyakarta tidak akan kekurangan persediaan ikan tawar ataupun laut selama Ramadhan meski aktivitas penangkapan ikan terganggu dengan tingginya gelombang di Laut Selatan.
Secara umum, Yogyakarta belum pernah terjadi kelangkaan ikan karena bila persediaan ikan tidak mencukupi, ditutup dengan pasokan dari luar daerah. Kebutuhan masyarakat Yogyakarta terhadap ikan pada tahun 2016 mencapai 29,89 kg per kapita per tahun.
