YOGYAKARTA, HarianBernas.com — Jelang Lebaran 2016 Pasar Beringharjo, Yogyakarta menjadi pilihan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya untuk berbelanja kebutuhan lebaran terutama pakaian, baik eceran maupun grosir. Banyaknya pilihan jenis dan model pakaian apik yang tersedia serta harga yang bisa ditawar menjadikan pasar yang ada di ujung selatan Malioboro tersebut tak pernah sepi pengunjung.
Salah seorang pedagang Dinva mengatakan sejak awal Ramadan ini penjualan terus menaik dan diprediksi akan mencapai puncaknya pada seminggu jelang lebaran hingga setelah lebaran.
?Paling banyak dicari, yaitu gamis, mukena, dan baju koko. Batik dan kemeja juga jadi incaran pelanggan. Modelnya juga beda-beda,? jelas Dinva kepada HarianBernas.com saat ditemui di Pasar Beringharjo, Rabu (22/6) siang.
Meskipun pasar tradisional, Pasar Beringharjo menghadirkan koleksi baju-baju lebaran dengan harga bersahabat dan juga diskon di sebagian tempat. Seperti baju Koko berkisar Rp 50.000 hingga Rp 200.000, Gamis Rp 60.000 hingga Rp 260.000, dan Mukena Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Pelanggan tak perlu khawatir selain koleksinya yang beragam dan bagus di beberapa tempat menawarkan dengan diskon 10% hingga 20%.
Selain belanja untuk kepentingan pribadi, tak sedikit masyarakat membeli dalam jumlah besar atau grosir.
?Tentu harganya beda, jika membeli satuan dan grosir. Pasti nanti ada potongan,? ujar Dinva.
Seorang pembeli asal Piyungan, Atun, mengatakan senang membeli di Pasar Beringharjo. Jelang lebaran tahun ini ia mencari baju lebaran, selain harganya yang terjangkau dan model juga tidak kalah dengan di pertokoan besar karena selalu update.
?Modele macam-macam mbak, hargane kan bisa ditawar,? pungkasnya.
