SURABAYA, HarianBernas.com-Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Diponegoro (DPN)-365 turut serta dalam latihan militer maritim terbesar di dunia bernama “The Rim of The Pacific (Rimpac) 2016” di Hawai pada Juni-Juli 2016, Sabtu (4/6).
“Keberangkatan KRI itu ke Hawai dilepas Pangarmatim Laksamana Muda (Laksda) Darwanto di Dermaga Madura, Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jumat (3/6),” kata Kadispen Koarmatim Letkol Laut (KH) Maman Sulaeman di Surabaya.
Latihan bersama (latma) multilateral ini diikuti oleh banyak negara. Ke-27 negara yang ikut Rimpac 2016 yaitu, Indonesia, Japan, Malaysia, Meksico, Belana, Selandia Baru, Norway, China, Australia, Bangladesh, Brazil, Brunei, Kanada, Chile, Kolombia, Denmark, Perancis, Jerman, India, Italia, Peru, Filipina, Korea, Singapura, Tonga, Inggris, dan AS.
Pelaksanaan latihan militer maritim terbesar ini bermula di tahun 1971. Dulu, hanya melibatkan tiga negara, yaitu Australia, Kanada, dan AS. Latihan militer maritim Rimpac atau “The Rim of the Pacific Exercise is the World's Largest International Maritime Warfare Exercise” digelar dua tahun sekali/ Bianually.
Tujuan Rimpac, yaitu meningkatkan kerja sama antarnegara peserta Rimpac 2016 di Maritime Warfare Exercise. Harapannya, menaikan profesionalisme personel TNI AL, yaitu prajurit KRI dan Pasukan Marinir, jelas Letkol Laut (P) Tunggul.
Selain itu, prajurit KRI bisa menaikan profesionalisme prajurit saat melakukan tugas operasi. Keterlibatan pasukan Marinir dalam latihan itu akan mendorong tercapainya pemahaman teknis dan taktis dalam melaksanakan operasi militer gabungan Internasional, sekaligus pertukaran pengetahuan spesialisasi dari negara-negara peserta.
Dalam laporan kesiapan kepada Pangarmatim, Komandan KRI DPN-365 Letkol Laut (P) Tunggul yag diikuti seluruh personel Satgas Rimpac 2016 menuturkan Indonesia menugaskan KRI Diponegoro (DPN)-365 dengan satu SST Marinir berjumlah 45 orang. Total jumlah keseluruhan personel TNI Angkatan Laut yang ikut Rimpac sebanyak 145 orang.
Pada tahun 2014, Indonesia menugaskan satu unit LPD KRI Banda Aceh dengan 200 prajurit Marinir beserta Ranpur LVT 7. Tahun 2016 ini, Rimpac diikuti 27 Negara, 53 kapal permukaan, 6 kapal selam, 18 satuan pasukan darat, 30 MPRA, 200-an pesawat udara (Pesud), dan 25.000-an pasukan.
Empat tahap akan digelar pada latihan militer ini, yakni Harbor Phase, Sea Phase, Sports & Competition, dan Linla Pull Out.
