YOGYAKARTA, HarianBernas.com – PT Kereta Api Daerah Operasi 6 Yogyakarta seleksi ketat kesehatan dan narkoba kepada masinis ataupun asisten masinis untuk kereta api angkutan Lebaran 2016, Senin (13/6/16).
“Seleksi dengan cek rutin kesehatan, meliputi cek kebugaran fisik dan cek darah, dan tes urine deteksi narkoba,” terang Welliyansyah, Manager Kesehatan PT Kereta Api Daerah Operasi (Daops) 6 Yogyakarta.
Dilakukannya seleksi ketat kepada masinis dan asisten masinis untuk memberikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa angkutan kereta api. Masinis menjadi kunci utama keselamatan perjalanan kereta api sehingga harus benar-benar siap, khususnya dari sisi kesehatan, kata Welliyansyah.
Serangkaian tes kesehatan akan rutin dilakukan kepada para masinis dan asisten masinis, yaitu pemeriksaan darah, fungsi hati, ginjal, dan irama detak jantung. Untuk tes urine narkoba, akan dilakukan secara dadakan tanpa pemberitahuan agar benar-benar didapatkan hasil pemeriksaan maksimal, terang Welliyansyah.
Hasil pemeriksaan kesehatan dan narkoba akan menetukan layak tidaknya masinis dan asisten masinis yang akan bertugas. PT KAI tidak akan menugaskan masinis dengan kondisi tidak fit dan terindikasi konsumsi narkoba.
PT KAI menyebut sudah melaksanakan 'medical check up' awak kereta api sehingga sudah memilih masinis atau asisten masinis yang layak untuk kereta angkutan lebaran dan telah menyiapkan sejumlah obat-obatan umum bagi penumpang kereta api,jelas Welliyansyah.
