YOGYAKARTA, HarianBernas.com– PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Yogyakarta menjamin pasokan daya listrik untuk empat kabupaten dan satu kota di Daerah Istimewa Yogyakarta aman selama Ramadhan 1437 Hijriah, Selasa (7/6).
“Pasokan listrik di DIY kami pastikan aman dan masih mampu mencukupi hingga rata-rata beban tertinggi selama bulan puasa,” terang Kepala Humas PT PLN (Persero) Area Yogyakarta, Paulus Kardiman di Yogyakarta, Selasa.
Kardiman memprediksi selama bulan Ramadhan hingga Lebaran terjadi lonjakan pemakaian listrik mencapai 10 persen dari hari biasa. Lonjakan penggunaan daya meningkat pukul 17.00 WIB hingga saat sahur. Total pemakaian daya listrik masyarakat DIY per hari rata-rata mencapai 379,4 MW siang hari dan mencapai 383,18 MW untuk malam hari.
Lonjakan pemakaian daya itu masih dalam kategori aman jika dibandingkan kemampuan pasokan daya listrik PLN untuk wilayah DIY yang mencapai 700 megawatt (MW) per hari. Petugas PLN Yogyakarta akan melakukan jadwal siaga secara bergantian selama 24 jam untuk mengantisipasi munculnya gangguan teknis/nonteknis terhadap seluruh jalur distribusi listrik, imbuh Kardiman.
“Pemeriksaan jalur distribusi listrik terus kami lakukan untuk menghindari gangguan listrik,” kata dia.
Untuk jadwal kegiatan pemeliharaan jalur distribusi listrik dengan disertai pemadaman sementara, akan tetap dilakukan berpijak dari agenda yang telah terjadwal. “Untuk pemadaman, khusus untuk pemeliharaan, akan tetap dilakukan agar memastikan tidak ada gangguan pasokan listrik masyarakat,” kata dia.
PT PLN tidak dapat menjamin listrik seratus persen tidak padam secara tiba-tiba ketika terjadi gangguan eksternal yang disebabkan oleh bencana atau cuaca. Namun, dengan tim PLN yang selalu siaga, kami upayakan cepat tertangani untuk pemadaman mendadak akibat bencana, tambah Kardiman.
