SLEMAN, HarianBernas.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Khusus Narkotika Yogyakarta gagalkan penyelundupan sabu yang disembunyikan ke dalam kerupuk kulit, Rabu (13/7).
“Terbongkarnya upaya penyelundupan sabu dengan modus baru bermula dari kegiatan besuk langsung pada 12 Juli dalam rangka Lebaran,” terang Erwedi Supriyanto, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus Narkotika Yogyakarta.
Kegiatan besuk langsung ini dalam rangka silaturahmi antarwarga binaan dengan keluarga pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.
Ketika memeriksa barang bawaan pengunjung, petugas curiga dengan kerupuk kulit dari pengunjung bernama Yulia Putri Rumuni, kemudian petugas mematah-matahkan kerupuk-kerupuk kulit itu. Dari dalam kerupuk, terdapat 11 pipet kaca.
Selain itu, petugas juga memeriksa bungkusan kerupuk kulit yang dibawa pengunjung lain bernama Wulandari. Dari pemeriksaan kerupuk kulit itu, petugas mendapati 11 paket narkoba berbentuk butiran yang diduga jenis sabu dengan berat 10,9 gram, serta satu plastik berisi 10 butir pil warna hijau yang diduga ekstasi.
Setelah mengamankan barang bukti paket narkoba, pihak lapas juga mengamankan dua pelaku atas nama Wulandari dan Yulia Putri Rumini dan sudah diserahkan ke kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain berhasil menggagalkan penyelundupan paket narkoba ke dalam lapas, petuga lapas juga berhasil gagalkan tiga upaya penyelundupan telepon genggam.
