YOGYAKARTA, HarianBernas.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yogyakarta membangun Zona Pintar Pemilu untuk sarana edukasi ke masyarakat tentang seluruh tahapan dan proses pemilihan umum, Kamis (4/8).
“Zona Pintar Pemilu menjadi wahana yang mendokumentasikan kegiatan utama KPU. Di sisi lain mengedukasi pemilih, partai politik, dan siapapun untuk memahami pemilu dengan benar,” jelas Sigir Pamungkas, komisioner KPU RI dalam sambutannya saat peresmian Zona Pintar Pemilu.
Zona Pintar Pemilu dibangun di salah satu ruangan Kantor KPU DIY di Jalan Ipda Tut Harsono. Zona Pintar Pemilu didesain menyerupai tempat pemungutan suara (TPS) dengan dua bilik suara. Di bagian dinding tertempel informasi tentang proses dan sejarah pemilu, grafik partisipasi publik dari tahun ke tahun, sampai struktur organisasi KPU.
Setiap pengunjung bisa melihat simulasi proses pemungutan sampai penghitungan suara secara benar. Dalam zona tersebut, KPU DIY juga memberikan ruang audio visual yang menampilkan beragam hal tentang pemilu.
“Masyarakat bisa langsung berdiskusi dan konsultasi proses pemilu,” imbuhnya.
Harapannya, KPU DIY bersama Pemda mampu membuat zona tersebut sebagai salah satu tujuan wisata pendidikan bagi siswa. KPU RI akan menargetkan membangun 100 Rumah Pintar Pemilu sampai tahun 2017. Sampai saat ini telah dibangun 50 Rumah Pintar Pemilu di tingkat kabupaten, kota.
Hamdan Kurniawan, Ketua KPU DIY meminta Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disikpora) DIY dengan Kanwil Kemenag DIY ikut menyosialisasikan Zona Pintar Pemilu dengan mengundang orang tua siswa hadir di Zona Pintar Pemilu ini.
Hamdan berharap, melalui pendirian Zona Pintar Pemilu itu, KPU DIY menjadi salah satu tempat pembelajaran pemilu secara baik dan benar di Indonesia. KPU DIY juga menggelar kursus pemilu. Sebanyak 30 peserta telah terseleksi. Mereka berasal dari unsur tokoh masyarakat, penyandang disabilitas, aktivis perempuan, guru, hingga kepala desa.
