GUNUNG KIDUL, HarianBernas.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Kidul, Yogyakarta terima tambahan kuota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat sejumlah 33.624 perserta, Minggu (7/8).
“Sebagian besar untuk anak-anak dan bayi baru lahir,” jelas Syarifatun Kurniaekawati, Kepala Operasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Wonosari di Gunung Kidul.
Tambahan kuota untuk Peserta Bantuan Iuran (PBI) dari APBN diatur dalam Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 170/Huk/2015 tentang Penetapan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan 2016, yaitu Gunung Kidul memperoleh tambahan kuota 33.624 peserta.
“Harapannya semua warga tercover jaminan kesehatan,” imbuhnya.
Selain itu, berpijak dari perintah Menteri sosial Nomor 5 Tahun 2016 tentang penerimaan bantuan iuran Jamkes, anak-anak, ataupun bayi yang baru lahir dari keluarga pendaftar penerima bantuan iuran (PBI) berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai.
BPJS Cabang Wonosari menargetkan 110 ribu kepesertaan BPJS di Kabupaten Gunung Kidul atau 15 persen dari keseluruhan penduduk. Selanjutnya, kepesertaan mandiri ditargetkan menjadi 13.216 peserta pada 2019.
Seluruh kartu yang sudah didistribusikan ke Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunung Kidul secepatnya akan segera didistribusikan ke masyarakat umum agar bisa dimanfaatkan.
