SLEMAN, HarianBernas.com — Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sleman, Yogyakarta akan melelang tiga jabatan di eselon II yang kosong karena pejabatnya memasuki masa purna tugas, Selasa (2/8).
“Tahun ini, ada tiga jabatan eselon II diisi pelaksana tugas meliputi Sekretaris Daerah (Sekda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Asekda Bidang Pemerintahan,” terang Iswoyo Hadiwarno, pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, di Sleman.
Proses mengisi jabatan tetap terus dilakukan, yaitu melalui sistem lelang jabatan. Panitia seleksi (pansel) sudah tersusun dan masih dalam proses di bagian hukum. Untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi (JPT), untuk jabatan sekda, bisa didapatkan dari level tingkat provinsi. Untuk posisi kepala dinas, kepala kantor ataupun kepala badan, akan dicari dari pemkab.
Kapan pastinya ketiga JPT terisi secara definitif harus menanti dulu hasil proses kelembagaan baru agar sesuai Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2016 mengenai perangkat daerah. Pemkab saat ini masih fokus pada proses pelembagaan baru.
Saat ini, tim sedang mendalami penyesuaian organisasi perangkat daerah (OPD) yang ditetapkan dalam PP itu. Setelah proses pelembagaan baru selesai, baru akan diisi dengan pejabatnya. Dengan penyesuaian ODP, kemungkinan nanti akan ada pengembangan SKPD.
Terkait dengan pengembangan SKPD, Iswoyo masih belum bisa merincinya. Salah satu SKPD yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Sleman akan kemungkinan akan dipisah.
“Kebudayaan dan pariwisata jadi dinas sendiri-sendiri,” imbuhnya.
Menyinggung adanya rangkap jabatan di Pemkab Sleman, ternyata tidak menghambat kinerja instansi terkait karena SKPD di Sleman koordinasinya sudah baik.
“Semua bisa berjalan dan tidak mengganggu kooridinasi dengan SKPD lain,” katanya.
