HarianBernas.com — Elang emas adalah sejenis unggas yang memperoleh nama demikian berkat bulu-bulunya yang terlihat berwarna keemasan saat terkena cahaya matahari. Layaknya spesies elang kebanyakan, elang emas merupakan pemburu ganas yang mendapatkan mangsanya dengan cara menyergapnya dari udara.
Elang emas ternyata bukan hanya bisa bersikap ganas terhadap mangsa dan musuhnya, tapi juga dengan saudara kandungnya sendiri. Bagaimana bisa?
Jadi, ketika elang emas betina mengeluarkan telurnya, telur tersebut harus dierami selama sekitar 45 hari untuk menetas.
Jumlah telur yang dihasilkan betina rata-rata mencapai 2 butir. Setelah telur pertama keluar, betina memerlukan jeda waktu 3 hari sebelum bisa kembali bertelur. Karena ada jeda waktu beberapa hari tersebut, telur pertama selalu menetas lebih dulu daripada telur kedua.
Baca juga: 172 Tahun Menghilang, Burung Pelanduk Kalimantan Ditemukan Kembali
Alasan Elang Emas Membunuh Saudaranya
Ketika telur kedua akhirnya menetas, anak elang yang berasal dari telur pertama sudah pasti memiliki ukuran yang lebih besar daripada adik kandungnya tersebut. Pada saat inilah, si kakak menunjukkan kekejamannya dengan cara mematuki adiknya sendiri supaya dia tidak perlu berbagi makanan dengan adiknya. Tak jarang si adik yang malang ini akhirnya mati akibat kelaparan atau terluka parah.
Tindakan si anak elang sulung memang terlihat kejam, namun ternyata ada manfaat tersendiri di baliknya. Jika jumlah anak yang harus dibesarkan oleh induk elang hanya seekor, maka beban waktu dan tenaga yang diperlukan oleh sang induk untuk mencarikan makanan secara otomatis menjadi lebih ringan.
Kasus anak elang emas yang mati oleh kakaknya sendiri tidak selalu terjadi. Jika kebetulan makanan di lingkungan tempat mereka hidup sedang melimpah, sang kakak akan membiarkan adiknya hidup hingga keduanya meninggalkan sarang dan hidup mandiri.
Jika dicari dalam persamaan dunia kerja, persaingan bisa sangat ketat, layaknya kompetisi dalam ekosistem alam. Sama seperti burung yang harus memastikan keberlangsungan hidupnya, perusahaan juga harus memastikan mendapatkan talenta terbaik.
Dengan mengikuti Sertifikasi Kepala Bagian Rekrutmen dan Seleksi SDM, peserta akan diajari cara memahami strategi rekrutmen yang lebih efektif, memastikan perusahaan mendapatkan kandidat terbaik yang dapat berkembang bersama tim, sehingga bisa tetap bertahan.
Bekali diri Dengan Pembelajaran untuk Masa Depan
Di alam liar, strategi bertahan hidup sangat menentukan keberlangsungan seekor makhluk hidup. Hal ini tak jauh berbeda dengan dunia bisnis, di mana strategi dan manajemen yang baik menjadi kunci keberhasilan. Jika Anda tertarik mengasah keterampilan di bidang bisnis, Program Studi Manajemen di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) menawarkan kurikulum berbasis teknologi dan kewirausahaan untuk membentuk lulusan yang siap bersaing di dunia industri.
Jika Anda ingin membangun masa depan yang lebih cerah, inilah saatnya bergabung melalui penerimaan mahasiswa baru di Universitas Mahakarya Asia. Dengan berbagai program studi unggulan dan dukungan akademik terbaik, UNMAHA siap mencetak lulusan berkualitas. Daftar sekarang melalui PMB UNMAHA atau hubungi kami via WhatsApp di 082282888833.
Peluang Bisnis Reseller Produk Digital
Dalam dunia burung, kompetisi menentukan siapa yang bertahan. Begitu pula dalam dunia bisnis, strategi dan peluang yang tepat dapat menentukan keberhasilan seseorang. Jika Anda ingin memanfaatkan peluang bisnis dengan modal minim dan potensi keuntungan besar, bergabunglah sebagai reseller di Adolo.
Platform Adolo menawarkan berbagai macam produk digital, termasuk laptop, dengan sistem pemasaran yang mudah dan menguntungkan. Bergabung dengan Adolo bukan sekadar berjualan, tetapi juga membangun jaringan bisnis yang kuat. Informasi selengkapnya bisa klik di sini!***
