HarianBernas.com ? Bagi pecinta sepeda tentu apa pun cuacanya pasti ingin dapat langsung menggowes. Namun bagaimana jika bersepeda di saat ini yang sedang sering mengalami hujan. Tentu sangat beresiko untuk dapat besepeda di musim hujan karena akan sangat mudah tergelincir. Untuk itulah dibutuhkan teknik pengereman yang pas.
Teknik pengereman di permukaan yang licin ataupun berair akan sangat berbeda, di jalan yang basah jika ternyata ada kesalahan pengereman malah bisa mengakibatkan roda depan justru akan cenderung gampang tergelincir. Inilah beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan, diantaranya
1. Anda wajib untuk dapat memakai rem secukupnya.
Ingatlah! Anda tidaak perlu untuk menarik tuas rem dengan sepenuh tenaga, terlebih rem depan. Dengan adanya kinerja rem yang tidak maksimal dikarenakan kondisi jalan maka upayakan untuk bisa mengurangi kecepatan sepeda Anda.
Baca juga Ingin Tahu Apa Saja yang Disiapkan Ketika Hendak Bersepeda Jarak Tempuh Jauh? Inilah Tipsnya
Hindarilah untuk menarik rem di jalan yang menikung serta licin, karena adanya resiko tergelincir serta jatuh menjadi besar. Tentu kondisi sama juga akan berlaku pada saat bersepeda di atas jalan yang berdebu, pasir ataupun berkerikil.
Oleh karena itu, lakukanlah pengetesan dengan cara menarik rem belakang dengan secara ringan. Maka perhatikan jika roda belakang telah mulai tergelincir ke arah kiri atau kanan, ini merupakan tanda supaya dapat menghindari pemakaian rem depan dengan sepenuh tenaga. Jangan pernah lupa untuk dapat menjaga keseimbangan di saat melakukan pengereman.
2. Di dalam kondisi hujan serta ada genangan air, maka permukaan aspal akan dapat bertambah licin serta ada kemungkinan adanya kinerja rem yang akan berkurang, terlebih ketika jenis rem yang dapat menjepit bibir velg.
Oleh karena itu, untuk dapat mengembalikan kinerja pengereman, maka panaskanlah bibir velg dengan cara menarik tuas rem beberapa kali sebelum akhirnya memang bisa berhenti, selain itu waspadalah jika jarak pengereman tersebut akan bertambah panjang di dalam kondisi demikian.
Baca juga Inilah Macam Sepeda Gunung yang Akan Membuat Anda Semangat Bergowe
3. Di saat akan menghadapi tikungan licin serta bersudut miring, maka Anda hanya akan mempunyai dua pilihan yakni pilihan pertama ialah dengan menghindari jalur yang dapat berbahaya sedangkan pilihan kedua ialah dengan melambatkan laju sepeda.
4. Ingatlah untuk selalu memperhatikan untuk jangan sampai melakukan adanya pengereman total. Semisalnya Anda terpaksa untuk melakukan pengereman maka ketahuilah jika Anda lebih dahulu meihat daya cengkram rem sepeda Anda, karena dengan sedikit saja lakukan kesalahan untuk menarik tuas rem akan dapat mengakibatkan resiko dengan jatuh lebih besar.
Baca juga Inilah Saatnya Lewat Balap Sepeda Kita Katakan Wonderful Indonesia
5. Pada saat sedang menghadapi turunan panjang, maka gunakanlah dua rem secara seimbang. Hindarilah terus menerus untuk memakai rem belakang, karena bisa menimbulkan overheating (suhu yang terlalu panas) pada velg serta begitu juga sebaliknya. Maka terlalu lama untuk dapat menekan satu sisi tuas rem saja, tentu saja hal ini berakibat adanya beban untuk pengereman yang semakin bertambah besar serta keausan pada kampas rem yang akanterjadi lebih cepat.
6. Menjaga serta memperhatikan jarak dengan kendaraan yang ada di depan sepeda Anda. Sehingga jika kecepatan sepeda Anda semakin bertambah cepat maka jarak aman dengan pengereman pun harus tetap berada di zona yang aman dan lebih panjang.
