Yogyakarta, HarianBernas.com – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan HB X mengharapkan kemudahan akses air bersih bagi para pedagang kaki lima di kawasan Malioboro, Senin (28/11).
“Masih ada kekurangan, yaitu air untuk kebutuhan mencuci bagi pedagang kaki lima,” ucapnya ketika meninjau perkembangan pekerjaan revitalisasi pedestrian Malioboro.
Bagi Sultan, kendala akses air bersih ini perlu dipikirkan agar kebersihan tetap terjaga, terutama untuk kebutuhan mencuci.
Jika tidak ada akses air bersih yang baik, pedagang akan cenderung mengandalkan satu ember air untuk kebutuhan mencuci.
Menurut Sultan, keberadaan pedagang kaki lima telah menjadi bagian dan karakteristik dari Malioboro. Artinya, pedagang kaki lima tidak akan dipindah.
Raja Jogja ini juga meninjau fasilitas lain seperti guiding block untuk difabel, bangku taman, dan fasilitas air siap minum yang dinilai sudah baik. Harapannya, seluruh pekerjaan revitalisasi pedestrian di kawasan Malioboro selesai sebelum akhir tahun.
